Select Page

Output minyak mentah OPEC, yang memompa 40% dari minyak dunia, naik 0,6% bulan Juni, diawali oleh kenaikan produksi Irak.

Output minyak mentah OPEC, yang memompa 40% dari minyak dunia, naik 0,6% bulan Juni, diawali oleh kenaikan produksi Irak, survey ditunjukkan Bloomberg News.

Rata-rata output OPEC naik 165.000 bpd menjadi 29,82 juta bpd, menurut survey perusahaan minyak, produsen dan analis. Produksi Mei direvisi 125.000 bpd lebih rendah.

‘OPEC memiliki kapasitas cadangan, tapi bukan jenis yang diinginkan orang, sehingga kami hanya memperdagangkan air disini,’ kata Peter Beutel, presiden Cameron Hanover Inc, New Canaan, konsultan energi Connecticut. Total produksi OPEC mungkin tidak akan mempengaruhi harga, kata Beutel.

‘Ini tidak cukup berubah untuk memiliki dampak besar,’’ katanya.

Minyak mentah menyentuh $ 75,78 per barrel, Jumat pada New York Mercantile Exchange, tertinggi sejak perdagangan mulai 1983. Harga naik setelah uji rudal Korea Utara, meningkatkan ketegangan politik di Asia.

Anggota OPEC memompa 30,54 juta bpd di Oktober 2004, tertinggi sejak 1979. Output Irak bulan lalu naik 155.000 bpd, tertinggi diantara 11 anggota OPEC, menjadi 2,09 juta bpd, menurut survey. Produksi dibantu sebagai ekspor minyak dari wilayah utara negara dilanjutkan untuk pertama kalinya sejak September lalu.

Serangan pemberontak yang gigih akan pipa ke terminal ekspor di Ceyhan, Turki, dari wilayah produksi minyak Kirkuk telah mengganggu aliran minyak dari utara. Rata-rata pengiriman minyak mentah dari utara adalah 105.000 bpd dalam beberapa bulan.

Terminal Ceyhan di Mediterania adalah satu-satunya outlet utara untuk ekspor minyak Irak.

Total ekspor Irak dengan rata-rata 1,64 juta bpd bulan Juni, hingga 150.000 bpd sejak Mei. Ekspor minyak dari pelabuhan selatan Basrah, terminal ekspor utama negara ini, juga meningkat bulan Juni, meningkat 45.000 bpd menjadi 1,53 juta bpd.

Irak mengekspor 12.000 bpd ke Syria sebagai bagian dari pertukaran produk minyak mentah untuk kilang. OPEC memutuskan 1 Juni untuk menjaga kuota tetap pada rekor 28 juta bpd dalam usahanya untuk menurunkan harga. Anggota dengan kuota, semua kecuali Irak, menghasilkan 27,73 juta bpd bulan lalu. Para menteri OPEC dijadwalkan untuk bertemu 11 September di Vienna.

Saudi Arabia, produsen terbesar OPEC dan eksporter minyak dunia, meningkatkan output 50.000 barrel menjadi rata-rata 9,35 juta bpd, menurut survey. Negara menurunkan produksi dalam beberapa bulan ini sebagai respon terhadap permintaan miyak mentah pelanggan yang lebih lemah untuk minyak mentah selama periode perawatan kilang tahunan.

Hasilnya, rata-rata produksi minyak mentah Saudi 9,28 juta bpd pada kuartal ke-dua dibanding dengan 9,5 juta bpd dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Nigeria adalah anggoita OPEC lainnya yang meningkatkan produksi bulan Juni. Output minyak mentah naik 50.000 bpd menjadi 2,25 juta bpd bulan lalu di tengah kerusuhan di wilayah produksi Delta Sungai Niger. Output yang terus naik dari lapangan minyak perairan dalam ExxonMobil Corp yang baru, Erha, dan operasi lepas pantai Bonga, Royal Dutch Shell Plc, membantu mengganti kerugian produksi minyak yang ditutup karena serangan militan.

Sumber : www.gulf-times.com

Share This