Minyak kokoh di atas $ 74 per barrel, Rabu, karena fokus pasar yang berubah dari perlawanan Iran atas penarikan program nuklirnya ke cadangan gasolin US setelah hari libur.

Minyak kokoh di atas $ 74 per barrel, Rabu, karena fokus pasar yang berubah dari perlawanan Iran atas penarikan program nuklirnya ke cadangan gasolin US setelah hari libur.

Minyak mentah US tidak berubah pada $ 74,16 per barrel pada 0235 GMT, dan tetap steady setelah menguat 55 cents, Selasa, tapi masih lebih rendah dibanding minggu lalu yang pernah mencapai $ 75,78 per barrel.

London Brent turun 17 cents menjadi $ 73,50.

Harga berpacu, Selasa, setelah Iran mengulang penolakannya atas penarikan produksi bahan bakar nuklir dan menentang tawaran insentif dari bangsa-bangsa Barat, menandakan akhir dari perselisihan yang berlangsung berbulan-bulan, yang ditakutkan para pedagang bisa menggangu pasokan minyak mentah dari Iran.

Pembicaraan antara ketua negosiator nuklir Uni Eropa, Ali Larijani, dan ketua kebijakan asing Uni Eropa, Javier Solana hari Selasa, diakhiri tanpa ada indikasi pergerakan yang jelas. Seorang juru bicara untuk Solana mengatakan pertemuan ini ‘mengecewakan’.

‘Faktor kecemasan meningkat kembali — Presiden Iran tidak menyuarakan kerangka fikir yang mendamaikan,’ kata Tobin Gorey dari Commonwealth Bank of Australia.

Iran telah mengatakan akan merespon terhadap insentif akhir Agustus ini. US yang menuduh Teheran mengerjakan pembuatan senjata nuklir, telah mengatakan bahwa ia menginginkan respon yang jelas sebelum Group of Eight bertemu akhir minggu ini.

Permintaan bahan bakar yang sehat di US juga telah mendukung harga. Inventori gasolin terlihat turun 100.000 barrel minggu lalu di tengah kenaikan dalam permintaan akhir minggu U.S. Independence Day, menurut survey Reuters.

Cadangan minyak mentah, yang tetap di atas level setahun lalu, diperkirakan turun 1,2 juta barrel karena aktivitas kilang meningkat.

Minggu lalu, data pemerintah menunjukkan permintaan dalam bulan sebelumnya naik 1,4% dibanding waktu yang sama tahun lalu. US mengonsumsi lebih dari 40% gasolin dunia, dan perubahan permintaan untuk bahan bakar motor bisa membuat dampak yang besar pada pasar minyak.

Agensi prakiraan energi pemerintah US, Selasa, meningkatkan estimasinya untuk rata-rata harga yang akan dibayar para pengemudi Amerika untuk gasolin musim panas ini menjadi $ 2,88 per gallon.

Sumber : futures.fxstreet.com