Select Page

Para pemimpin Turki, Azerbaijan dan Georgia berkumpul di selatan Turki, provinsi Adanaon, Kamis, dan secara formal meresmikan pipa minyak Baku-Tbilisi-Ceyhan (BTC).

Para pemimpin Turki, Azerbaijan dan Georgia berkumpul di selatan Turki, provinsi Adanaon, Kamis, dan secara formal meresmikan pipa minyak Baku-Tbilisi-Ceyhan (BTC), agensi berita semi-official Anatolia, melaporkan.

Presiden Turki Ahmet Necdet Sezer, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev dan Presiden Georgia Mihail Saakashvili begitu juga para menteri dari 31 negara menghadiri upacara di kota Ceyhan town, Adana.

Ukuran keamanan ditingkatkan selama acara itu, sekitar 10.000 polisi disebar di Adana Sakirpasa Airport dan sepanjang rute ke tempat acara, menurut laporan.

Pipa minyak BTC, dinamakan ‘proyek abad ini’ di Turki, dirancang untuk membawa minyak Kaspia ke pasar barat dan mendiversifikasi sumber energi negara-negara Eropa.

Pipa sepanjang 1.760 km, yang mulai dibangun September 2002, memailiki kapasitas transport harian 1 juta barrel minyak dan akan mentransportasikan minyak mentah dari lapangan minyak Azeri-Chirag- Guneshli di Laut Kaspia ke area Laut Mediterania.

Pipa yang memakan biaya hampir 3,9 miliar US dollar, terbentang 445 km melewati Azerbaijan, 245 km di Georgia dan 1.070 km di Turki.

Setelah pipa menjadi operatif, 8% mianyk komersial di dunia akan lewat dari Turki dan pendapatan tahunan hampir 300 juta dollar akan dikumpulkan dari pipa tersebut.

Minyak pertama Azeri ditransportasikan ke Terminal Haydar Aliyev, Ceyhan, salah satu pabrik minyak mentah terbesar dunia yang dibangun di Ceyhan, 28 Mei.

Pipa ini akan menjadikan Ceyhan sebagai pusat penting untuk pasar minyak internasional dan memberi kontribusi terhadap keamanan lingkungan Selat Istanbul dengan menurunkan lalu lintas perairan, menurut Anatolia.

Sumber : english.people.com.cn

Share This