Iran telah menolak permintaan India untuk harga ekuivalen untuk kontrak pasokan gas jangka panjang internasional untuk gas di pipa Iran-Pakistan-India mengatakan New Delhi harus melupakan mengenai pembelian gas Iran dengan harga rendah.

Iran telah menolak permintaan India untuk harga ekuivalen untuk kontrak pasokan gas jangka panjang internasional untuk gas di pipa Iran-Pakistan-India mengatakan New Delhi harus melupakan mengenai pembelian gas Iran dengan harga rendah.

Teheran mencari paling tidak 7,2 dollar per mBtu untuk harga gas yang ingin dijualnya ke India dan Pakistan melalui pipa senilai 7 miliar, sementara New Delhi mau membayar tidak lebih dari 4,2 dollar per mBtu untuk gas yang dikirim ke perbatasannya.

Menteri Perminyakan Iran, Kazem Vaziri-Hamaneh, kepala pertemuan Oil Secretaries dari ketiga negara di New Delhi pada 3-4 Agustus, menjangkakan tawaran India berdasarkan ‘harga domestik yang disubsidi’ dan mengatakan Teheran tidak akan menjual gasnya dengan harga tersebut.

‘Jika pihak India tidak siap untuk membeli gas kami dengan harga nyata, kami tidak memiliki kewajiban untuk menjual nya pada harga lebih rendah daripada harga nyata,’ dikutip oleh agensi berita Kementrian Perminyakan Iran, PIN.

Katanya, India dan Pakistan harus melupakan mengenai membeli gas Iran dengan harga rendah.

Pertemuan ke-tiga dari kelompok kerja tripartit mengenai proyek pipa gas IPI akan dilaksanakan pada 3-4 Agustus.

Iran telah memberikan formula harga gas dimana harga gas dihubungkan dengan minyak mentah Brent dengan eskalasi komponen biaya tetap (10% dari minyak mentah Brent). Teheran mencari harga 7,2 dollar per mBtu, dengan 3% eskalasi tahunan.

‘Harga ini lebih dari 50% harga gas yang ditentukan pasar yang berlaku di India,’ menurut seorang sumber.

India ingin mengimpor 90 juta standard cubic meters gas per hari dari Iran melalui pipa sepanjang 2.100-km, sementara Pakistan telah mengindikasikan permintaan hingga 60 mmscmd.

Disamping hubungan Brent, formula Iran tidak menyebutkan harga gas terendah dan tertinggi, menurut sumber.

‘New Delhi telah melawan kedua hubungan dengan minyak mentah Brent dan tidak adanya harga terendah dan tertinggi,’ katanya.

Secara insidental, Pakistan juga menolak formula itu.

Pembicaraan resmi akan diikuti oleh pertemuan para menteri energi dari ketiga negara di Teheran untuk finalisasi permodalan untuk implementasi proyek.

Sumber : www.iranian.ws