Select Page

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan tidak bisa menjanjikan kepada Jepang pipa yang direncanakan ke timur akan mencapai pantai Pasifik, karena tidak akan cukup untuk menjustifikasi proyek tersebut.

Penulis : Tom Miles

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan tidak bisa menjanjikan kepada Jepang pipa yang direncanakan ke timur akan mencapai pantai Pasifik, karena tidak akan cukup untuk menjustifikasi proyek tersebut.

Jepang telah meminta Rusia selama bertahun-tahun untuk menjamin bahwa pipa tersebut akan sampai ke perbatasan China dalam tahap pertama, dan selanjutnya akan diperpanjang ke Samudera Pasifik.

Tahap pertama pipa ini mulai memompa 600.000 barrel per hari minyak mentah Rusia ke China sejak 2008. Jika tahap ke-dua dibangun, maka akan membawa satu juta barrel minyak mentah ke Pasifik, meningkatkan pasokan ke pasar Jepang.

Putin, berbicara setelah pertemuan hari pertama G8 di St Petersburg, dimana keamanan energi merupakan agenda terpenting, mengatakan kedua negara ingin melihat tahap ke-dua pipa dibangun, tapi ia tidak dapat menjaminnya.

‘Saat ini, Jepang ingin kami menyimpulkan perjanjian antar pemerintah atas masalah ini,’ katanya pada konferensi pers.

‘Posisi kami adalah murni proyek komersial dan pemerintah seharusnya pemerintah tidak mengambil kewajiban dalam hubungannya dengan penyelesaian proyek.’

Putin mengatakan proyek ini menguntungkan dan efisien dan bahwa wilayah Asia-Pasifik dalam kebutuhan yang amat sangat akan sumber minyak baru.

Pasokan untuk pipa akan berasal dari Siberia Timur, yang dipikirkan untuk memperluas cadangan migas, tapi tetap tidak terbangun karena jaraknya dari pasar ekspor.

Rusia membawa insentif pajak untuk mendorong perusahaan untuk mencari dan membangun lapangan minyak di area, tapi sejauh ini mungkin terlalu kecil ketersediaanya untuk membuat pipa viable.

‘Mencari dana untuk membuat rencana pipa menjadi aksi tidak sulit … Masalahnya adalah mengisi pipa dari Skovorodino ke Samudera Pasifik. Untuk melakukannya kami harus secara aktif membangun lapangan hijau di Siberia Timur.’

Perusahaan minyak Rosneft, TNK-BP dan Surgutneftegas memiliki potensi lapangan yang luas di area tersebut, tapi keduanya belum menghasilkan kuantitas minyak yang signifikan.

Sumber : www.theage.com.au

Share This