Select Page

Kereta barang yang membawa 500 ton pertama minyak mentah dari lapangan Yoloten telah tiba di kilang minyak Seydi.

Penulis : Vladimir Razumovskiy

Lapangan-lapangan baru di timur Turkmenistan bekerja untuk kilang minyak. Kereta barang yang membawa 500 ton pertama minyak mentah dari lapangan Yoloten telah tiba di kilang minyak Seydi. Yang di-commission-kan di provinsi tetangga Mary, Turkmenistan. Ini merupakan peristiwa yang luar biasa. Lapangan minyak yang besar ini telah mulai menghasilkan minyak mentah.

Kilang minyak terbesar ke-dua negara ini (setelah kompleks kilang minyak Turkmenbashi) menunggu dengan tidak sabar saat-saat ini. Kilang minyak dibangun di kota muda di sungai Amudariya di Soviet. Dirancang untuk memroses minyak dari Siberia, Rusia. Tapi, setelah memperoleh kemerdekaan oleh Turkmenistan, pasokan minyak terhenti. Mulai pertengahan 90-an hingg atahun lalu, kilang minyak telah memroses minyak dari lapangan Kokdumalak yang terletak di perbatasan dengan Uzbekistan. Saat ini, tugasnya adalah untuk menyediakan kilang dengan minyak Turkmenista. Ini adalah pemdekatan yang optimal untuk negara dengan potensi energi yang melimpah.

Kilang minyak Seydi tidak bertahan dengan mudah setelah diskontinuasi pasokan minyak dari Rusia tapi tetap membangun dan sukses mengimplementasikan proyek-proyek baru. Kilang minyak telah secara signifikan meningkatkan pemrosesan hidrokarbon dan produk-produk minyak tahun ini. Lebih dari satu setengah tahun yang lalu, Turkmenistan memulai pembangunan komersial lapangan minyak Yashyldepe di sisi kanan sungai Amudarya. Dalam waktu singkat, 14 sumur produksi dan 2 stasiun pengumpul minyak telah beroperasi disana. Pipa minyak sepanjang 80-km Yashyldepe-Pelvert telah dibangun. Tanker minyak ditransportasikan ke kilang dengan kereta dari desa Pelvert dimana dibangun terminal pengisian.

Sumur-sumur minyak di-commission-kan di lapangan Sag Kenar bersama dengan terminal Pelvert memastikan transportasi hidrokarbon mandiri. Lebih dari 800 ton minyak mentah telah dikirimkan ke kilang minyak Seydi dengan rute yang lebih sesuai dan ekonomis ini.

Dan sekarang, sumber baru bahan baku bernilai dari lapangan Yoloten on stream. Bahan baku kilang minyak Seydi akan diperkuat secara signifikan sebagai produksi komersial.

Kondensat gas juga diproses di kilang minyak. Minyak ringan yang dihasilkan oleh kilang dari kondensat gas berada dalam permintaan tinggi di republik ini dan pasar dunia.

Kilang minyak Seydi adalah yang pertama diantara kilang-kilang minyak CIS yang dibangun dan memperkenalkan teknologi pemrosesan kondensat gas sebagai bagian dari sebuah unit untuk preliminary distillation minyak. Sejumlah 1.5 juta ton kondensat gas telah diproses sejauh ini. Pasokan kondensat gas ke kilang minyak Seydi telah tumbuh secara signifikan karena commissioning pabrik pemrosesan gas Nayyp. Ini akan berganda setelah commissioning pabrik pemrosesan gas Bagaji dan Yashyldepe.

Persiapan untuk hal ini di kilang minyak Seydi dimulai sejak lama. Segalanya siap untuk rekonstruksi komprehensif dan modernisas produksi. Program investasi skala besar telah dibangun. State-of-the-art peralatan dan teknologi mutakhir yang dipasang di kilang akan disediakan untuk pemrosesan lebih dalam bahan baku. Hal ini akan memungkinkan untuk meningkatkan rentang produk minyak memenuhi standar tinggi dunia. Ada rencana untuk pembangunan fasilitas teknologi-tinggi baru untuk produksi gasolin ber-oktan tinggi, polipropilen dan produk-produk lainnya yang diminta pasar dunia.

Sejumlah negara menyatakan minat dalam rekonstruksi kilang minyak Seydi dan konstruksi pabrik polietilen sebagai bagian dari kilang minyak. Lapangan yang besar yang sedang dibangun di dekatnya diharapkan memasok bahan baku ke pabrik. Terutama, topik yang dinegosiasikan Turkmenistan dengan China, Jerman, UAE dan Iran. Rekonstruksi kilang minyak Seydi juga diutamakan di area yang menjanjikan, kerja sama Turkmenistan-Jepang dalam hal migas yang dibahas baru-baru ini oleh Presiden Turkmenistan Saparmurat Niyazov dan delegasi bisnis Jepang yang dipimpin co-chairman komite kerjasama ekonomi Turkmenistan-Jepang, Minoru Murofusi. Perwakilan bisnis Jepang juga menawarkan layanan pada pertemuan ke-6 komite kerjasama ekonomi di Tokyo. Mereka menyatakan kesiapannya untuk meneydiakan teknologi unik baru dan peralatannya, kredit lunak jangka panjang untuk tujuan konstruksi. Para pengusaha memastikan bahwa konsorsium Jepang akan menyediakan layanan dalam bidang engineering, pasokan peralatan, konstruksi, keuangan dan jual-beli produksi selama implementasi proyek.

Selain itu, dalam semester pertama 2006 kilang minyak Seydi menghasilkan 446.000 ton produk minyak. Dalam waktu yang sama, gasolin straight-run, bahan bakar diesel dan mazut diekspor. Gambaran ini akan meningkat beberapa kali dalam hal pembangunan basis bahan baku di timur Turkmenistan.

Sumber : www.turkmenistan.ru

Share This