Select Page

Wakil Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang, Takao Kitabata mengatakan bahwa negaranya akan melakukan penyelidikan baru atas informasi bahwa China telah memulai produksi full-fledged di lapangan gas alam Chunxiao di Laut China Timur.

Penulis : Eric Watkins

Wakil Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang, Takao Kitabata mengatakan, 7 Agustus, bahwa negaranya akan melakukan penyelidikan baru atas informasi bahwa China telah memulai produksi full-fledged di lapangan gas alam Chunxiao di Laut China Timur.

Ucapan Kitabata ini menyusul laporan yang dikeluarkan China National Offshore Oil Corp. bahwa Zhang Guobao, wakil ketua China’s National Development and Reform Commission, telah mengumumkan permulaan produksi setelah menginspeksi lapangan gas field, 24 Juli.

Ketua Sekretaris Kabinet Jepang, Shinzo Abe, 7 Agustus, mengatakan Tokyo telah meminta Beijing, 4 Agustus, untuk mengkonfirmasi permulaan produksi lapangan Chunxiao, tapi tidka menerima respon. Jepang juga mengulangi permintaannya bahwa konsosium China, temasuk CNOOC, seharusnya menghentikan pembangunan di Chunxiao dan menyediakan data proyek untuk Jepang.

Lapangan Chunxiao, yang terletak di barat garis median Jepang, memisahkan kedua negara 200-nautical-mil ZEE. Beijing tidak mengenali garis itu.

Oktober lalu, Menteri Perdagangan Jepang Shoichi Nakagawa memperingatkan bahwa negaranya akan mengambil ‘bold action’ jika China ditemukan membangun pipa untuk membawa minyak atau gas dari wilayah sengketa.

Sumber : www.ogj.com

Share This