Select Page

Kelompok internasional yang megoperasikan lapangan minyak lepas pantai Dubai yang matang akan melepaskan konsesinya kepada pemerintah Emirate April depan.

Kelompok internasional yang megoperasikan lapangan minyak lepas pantai Dubai yang matang akan melepaskan konsesinya kepada pemerintah Emirate April depan.

Sebuah konsorsium dari Dubai Petroleum Co. (DPC), yang similiki penuh oleh ConocoPhillips, dan Dubai Marine Areas Ltd. (DUMA), dimana DPC adalah bagian darinya, telah bekerja di Dubai sejak 1961.

DPC/DUMA mengoperasikan empat lapangan miyak lepas pantai, Fateh, Fateh Barat Daya, Falah, dan Rashid. Interest kelompok ini adalah ConocoPhillips, operator, 32,5%; Total SA, 27,5%; Repsol YPF SA, 25%; RWE Dea AG, 10%, dan Wintershall AG, 5%.

Walaupun Dubai adalah bagian dari Uni Emirat Arab, satu anggota OPEC, produksinya dibebaskan dari kuota OPEC dan tidak dilaporkan secara luas. Dengan puncak sekitar 400.000 b/d pada 1991 dan diyakini telah turun baru-baru ini menjadi hanya diatas 100.000 b/d.

Produksi UAE adalah sekitar 2,5 juta b/d, hampir seluruhnya dri Abu Dhabi.

Dubai Petroleum Establishment (DPE), entitas baru pemerintah, akan menjadi operator lapangan pada 2 April 2007.

DPE telah memberikan kontrak kepada Petrofac Ltd. dari UK untuk sumur dan fasilitas manajemen di lapangan, yang emmiliki sekitar 70 platform. Petrofac mengatakan akan mempekerjakan 1.100 orang yang sekarang bekerja dalam operasi.

Sumber : www.ogj.com

Share This