Anak usaha ExxonMobil Corp. memulai reinjeksi gas di East Area Additional Oil Recovery Project, Nigeria, akhir Juli.

Anak usaha ExxonMobil Corp. memulai reinjeksi gas di East Area Additional Oil Recovery Project, Nigeria, akhir Juli.

Reinjeksi gas telah menstabilkan produksi minyak pada 120.000 b/d dari enam lapangan yang menghasilkan lebih dari 200.000 b/d, menurut perusahaan. Keenam lapangan itu adalah Iyak, Ubit, Oso, Usari, Idoho, dan Mfem.

Proyek senilai $ 1,3 miliar ini dirancang untuk mengambil lebih dari 530 juta bbl minyak dari Blok OML 67 dan 70 dan mengurangi flaring gas rutin. Lapangan ini berada di perairan dangkal 17 miles dari tenggara Nigeria. OML 67 berada di dekat perbatasan dengan Kamerun dan Equatorial Guinea.

Mobil Producing Nigeria Unlimited mereinjeksi gas untuk memperlambat penurunan lapangan normal dari sejumlah reservoir. Proyek meliputi kompleks kompresi gas, tujuh platform linnya termasuk crew quarters, dan lebh dari 100 mil pipa distribusi dan pengumpulan gas baru.

Interest dalam proyek adalah MPN 40% dan Nigerian National Petroleum Corp. 60%.

Proyek Area Timur adalah proyek besar ke-tiga ExxonMobil yang startup tahun 2006. Bulan Februari, MPN memulai produksi dari $1,3 miliar proyek Yoho yang saat ini menghasilkan 160.000 b/d minyak dan menginjeksikan 110 MMcfd gas di OML 133.

Partisipan dan interest sama dengan di Area Timur.

Lapangan perairan dalam Erha mulai berproduksi bulan Maret dan bersama dengan satelit Utara Erha dengan produksi yang diharapkan mencapai 190.000 b/d dan 300 MMcfd gas, akan direinjeksi untuk perawatan tekanan. Proyek $ 3,5 miliar berada di OML 133.

Esso Exploration & Production Nigeria Ltd. mengoperasikan proyek Erha dengan 56,25% interest. Shell Nigeria Exploration & Production Co. memegang 43,75%.

ExxonMobil mengatakan afiliasinya saat ini dengan rata-rata lebih dari 1,1 juta b/d produksi Nigeria dibandingkan dengan 700.000 b/d di akhir 2005.

Sumber : www.ogj.com