BP mengatakan telah menandatangani kesepakatan besar untuk memasok pipa baru, hampir 10 dari 16 mil, dari pipa minyak Alaska yang dipaksa untuk mulai ditutup awal minggu ini.

Penulis : Allison Linn

BP mengatakan, Kamis, telah menandatangani kesepakatan besar untuk memasok pipa baru, hampir 10 dari 16 mil, dari pipa minyak Alaska yang dipaksa untuk mulai ditutup awal minggu ini.

BP mengatakan bahwa ia memproduksi hampir 120.000 barrel minyak per hari dari lokasi itu, turun dari sekitar 400.000, karena bekerja dalam penutupan yang gradual. BP secara terus menerus mengevaluasi apakah bisa melanjutkan untuk memasok minyak pada kapasitas yang lebih rendah selama perbaikan, dan berharap membuat keputusan dalam beberapa hari mendatang.

Dean mengatakan terlalu dini untuk mengatakan dengan tepat berapa banyak biaya total proyek.

Secara terpisah, juru bicara ConocoPhillips, Bill Tanner mengatakan, Kamis, bahwa perusahaan ini telah meminta klausa ‘force majeure’ dalam kontrak dengan pelanggan yang menerima minyak dari Teluk Prudhoe. Aksi ini memperingatkan para pelanggan, ia tidak akan bisa memasok semua minyak mentah yang telah dijanjkan karena masalah darurat, dan mengijinkan mereka untuk mencari sumber alternatif.

BP, yang mengoperasikan lapangan minyak, belum mengatakan bagaimana ia akan memisahkan biaya dengan ConocoPhillips Co. dan Exxon Mobil Corp., yang juga berbagi kepemilikan lokasi Teluk Prudhoe.

Chuck Bradford, seorang analis dari Soleil Securities, yang menangani perusahaan pipa, mengatakan perintah BP, walaupun tidak besar, akan menjadi suatu keuntungan bagi US Steel dan Nippon Steel.

‘Terdapat banyak pipa tua yang perlu diganti di luar sana,’ katanya. ‘Masalahnya akan menjadi besar hingga tak ada seorangpun yang mampu membuat pipa.’

Untuk kilang minyak yang biasanya memperoleh pasokan dari Teluk Prudhoe, analis mengatakan penutupan bukan hanya menyebabkan masalah jangka pendek karena sebagian besar memiliki stok antara 30 hingga 45 hari. Tapi jika penutupan berlangsung beberapa bulan, analis John Thieroff dari Standard & Poor‘s mengatakan, bisa menciptakan masalah lebih jauh karena kilang-kilang berusaha untuk memperoleh minyak mentah dari belahan dunia lain.

Petroleos Mexicanos, perusahaan monopoli minyak negara Mexico, menawarkan, Kamis, mempercepat pengiriman minyak ke US untuk membantu mengatasi kekurangan pasokan yang disebabkan penutupan pipa, walaupun level ekspor tidak akan meningkat.

‘Apapun yang mengambil gasolin dari pasar akan menghasilkan lonjakan tinggi dalam harga di beberapa bagian negeri yang telah membayar untuk harga terttinggi,’ kata Thieroff, mengacu pada Pantai Barat.

Tapi Mark Gilman, analis dengan The Benchmark Co., mengatakan penutupan mungkin akan memiliki dampak secara keseluruhan akan harga gas US, karena banyak sumber minyak mentah lain yang mengkompensasi potensi kekurangan.

Rata-rata harga gasolin retail US naik beberapa cents segera setelah pengumuman BP, Minggu, bahwa kebocoran akan memerlukan penutupan lapangan minyak, tapi telah naik sekitar $ 3,036 per galon untuk jenis reguler tanpa timbal sejak itu. Harga gasolin tanpa timbal di Pantai Barat, dimana kilang-kilang memperoleh sekitar 30% dari minyak dari Alaska, telah naik lebih dari di tempat lain, tapi lonjakan tertinggi terjadi pada bahan bakar diesel. Di Washington dan Oregon, harga bahan bakar diesel pada rekor $ 3,347 per galon dan $ 3,245 per gallon.

Harga bahan bakar retail turun dalam hari-hari mendatang. Gasolin di New York Mercantile Exchange jatuh 9%, Kamis, ke level terendah dalam empat bulan.

Untuk BP, yang memperoleh $ 22 miliar tahun lalu, penutupan ini akan merupakananugerah dan kutukan. Sementara perusahaan bisa merugi karena masalah pengeluaran dan citra, karena kebocoran dan perbaikan, juga menguntungkan jika harga minyak naik karena ketidakpastian penutupan.

Pada kuartal ke-dua yang berakhir 30 Juni, keuntungan BP naik 30% dari $ 7,3 miliar, naik karena harga gasolin dan minyak melambung. Pendapatan puncak pada $ 73 miliar.

‘Ini, kemungkinan terburuk, fraksi yang sangat kecil dari output seluruh dunianya, sehingga keuntungan harga, yang akan terhubung ke seluruh aliran produksinya, akan lebih dari mengatasi kehilangan volume kecil,’ kata Gilman.

Penutupan mungkin bermasalah karena menjadi insiden besar bulan Maret, ketika korosi di jalur transit BP di Teluk Prudhoe menyebabkan tumpahan hingga 267.000 galon.

‘Resiko lebih buruk, saya kira, terkait dengan citra publik perusahaan,’ kata Gilman.

Sumber : www.localnewswatch.com