Minyak mentah jatuh ke level 2-minggu terendah di New York setelah BP Plc mengatakan akan menjaga setengah dari lapangan terbesar US terbuka dan pasukan Israel dan Hezbollah yang berperang di Lebanon bersiap-siap untuk melakukan gencatan senjata.

Penulis : Christian Schmollinger

Minyak mentah jatuh ke level 2-minggu terendah di New York setelah BP Plc mengatakan akan menjaga setengah dari lapangan terbesar US terbuka dan pasukan Israel dan Hezbollah yang berperang di Lebanon bersiap-siap untuk melakukan gencatan senjata.

BP, perusahaan minyak terbesar ke-tiga dunia berencana untuk memompa sekitar 200.000 barrel per hari dari lapangan Teluk Prudhoe di Alaska sementara pipa dari sisa proyek diperbaiki, perusahaan mengatakan 12 Agustus. Kedua pihak dalam konflik selama berbulan-bulan, yang mendorong minyak ke rekor $ 78,40 per barrel bulan lalu, sepakat untuk menjadwalkan gencatan senjata.

‘Kehilangan 400.000 barrel akan menjadi masalah yang besar sehingga bisa dipahami harga sedikit turun ketika diketahui hanya setengah nya akan terpengaruh,” kata Anthony Nunan, asisten manajer umum untuk manajemen resiko di Mitsubishi Corp., Tokyo. ‘Resiko bahwa perang akan meluas ke Syria atau Iran sangat minimal saat ini.”

Minyak mentah untuk pengiriman September jatuh sebanyak 75 cent, atau 1%, menjadi $ 73,60 per barrel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Kontrak diperdagangkan pada $ 73,75 pada 10:18 a.m. di Singapura, 11% lebih tinggi daripada setahun lalu.

Di London, minyak mentah brent untuk penetapan September jatuh sebanyak 63 cent, atau 0,8%, menjadi $ 75 per barrel di ICE Futures exchange. Kontrak diperdagangkan pada $ 75,09 pada 10:21 a.m. waktu Singapura.

Regulator minggu lalu menjelaskan BP untuk menjaga sebagian dari lapangna yang terbuka untuk pengawasan ketat jaringan pipa.

Harga minyak naik 7 Agustus setelah BP mengatakan akan menutup 400.000 barrel-per-hari lapangan Teluk Prudhoe, yang terbesar di US, karena pipa mengalami korosi.

Minyak mencapai rekor bulan lalu karena konflik di Lebanon bis meluas di Timur Tengah, sumber hampir sepertiga minyak dunia. Konflik bisa berakhir hari ini, dengan PBB menengahi jadwla gencatan senjata yang berlangsung 5 a.m. Greenwich Mean Time.

Sumber : www.bloomberg.com