Select Page

Satu alasan yang telah digunakan industri minyak untuk membela diri dari tuduhan bahwa ia gagal menjaga bagian pipa minyak Alaska adalah pipa tidak dimaksudkan untuk digunakan lebih dari 25 tahun.

Satu alasan yang telah digunakan industri minyak untuk membela diri dari tuduhan bahwa ia gagal menjaga bagian pipa minyak Alaska adalah pipa tidak dimaksudkan untuk digunakan lebih dari 25 tahun.

Orang-orang yang sama saat ini menginginkan untuk tetap menggunakan pipa berumur 29-tahun untuk beberapa dekade. Sementara itu, rencana yang sedang berjalan mungkin adalah membangun yang pipa gas alam besar yang baru di Alaska.

Para ahli mengatakan peningkatan dalam teknik pembangunan dan perawatan pipa bisa menbantu mencegah jenis kegagalan yang memaksa penutupan sebagian lapangan minyak terbesar seminggu yang lalu. Tapi, mereka membantah cara utama untuk mencegah pipa yang bocor karena korosi yang cukup parah di Teluk Prudhoe Alaska adalah hanya dengan merawatnya dengan lebih baik.

‘Mereka tidsak melakukan pekerjaan yang baik dalam pencegahan korosi. Ini adalah masalah yang sangat, sangat memalukan, dengan implikasi besar bukan hanya bagi mereka tapi juga untuk para pelanggan dan perusahaan minyak lainnya yang menggunakan jalur ini,” kata Lois Epstein, senior engineer dari Cook Inletkeeper, kelompok advokasi konservasi.

BP PLC, yang mengoperasikan lapangan minyak Teluk Prudhoe, akan mengganti 16 mil (30 km) dari pipa berumur 29-tahun ini, setelah menemukan kebocoran dan korosi. Walaupun perusahaan awalnya mengatakan perlu menutup seluruh lapangan minyak, mereka memutuskan, Jumat, hanya penutupan parsial, bila perlu.

Perusahaan mengatakan, estimasi kasar awal mengenai perbaikan ini dan untuk pembersihan tumpahan minyak bulan Maret adalah sekitar $ 170 juta (euro133 juta). Belum dikatakan bagaimana pembagian biaya dengan ConocoPhillips Co. dan Exxon Mobil Corp., yang berbagi kepemilikan di lokasi tepi Samudera Arktik ini.

Pipa biasanya menyalurkan 400.000 barrel minyak setiap hari, atau sekitar 8% dari output domestik, dan memasok ke 800-mil (1.300-kmr) pipa trans-Alaska. Dengan penutupan parsial ini, saat ini hanya diproduksi sekitar 150.000 barrel minyak dan gas alam tiap harinya.

BP mengatakan biasanya menggunakan ultrasound dan metode lainnya untuk menguji kondisi pipa, dan diperkirakan akan menghabiskan sekitar $ 72 juta (euro56,36 juta) tahun ini dalam hal pengendalian korosi. Tapi perusahaan belum menggunakan metode berteknologi tinggi yang disebut ‘smarting pigging” di sisi timur lapangan minyak sejak 1992, dan di sisi barat sejak 1998.

Perusahaan mengira inspeksinya sudah cukup, tapi dalam peninjauan kembali, ia mengakui telah melakukan kesalahan.

Di tengah teriakan yang meluas dan perintah dari regulator, ia telah meningkatkan inspeksinya ke sisi barat pipa yang terus berjalan. Masih, ia hanya memiliki janji uji smart pig yang lebih handal, akhir November.

Rick Kuprewicz, ahli pipa dengan Accufacts Inc., mengatakan teknologi untuk smart pig dan perawatan mesin yang disebut cleaning pig telah meningkat secara signifikan dalam beberapa dekade sejak pipa dibangun. Kemampuan steel miles untuk menghasilkan pipa berkualitas tinggi telah membaik, dan pipa menjadi semakin murah.

Peningkatan itu, bisa membuatnya lebih mudah untuk merawat pipa yang telah ada. Juga bisa memastikan pipa baru, seperti usulan $ 25 miliar (euro19,57 miliar) pipa gas alam dari Alaska ke Kanada, bisa bertahan lama.

Tapi peningkatan itu hanya akan membantu jika perusahaan menginspeksi dan membersihkan pipa, dan waspada mengenai pemeriksaan korosi. Akan menjadi analogi yang bagus, kata Kuprewicz, jika seseorang membeli mobil baru, lalu tak pernah mengganti oli.

‘Pipa bisa rusak juga jika Anda tidak memperhatikannya, tapi sering dalam kasus yang terjadi, umurnya sampai ratusan tahun. Tapi, lagi-lagi, Anda harus menghormatinya,” katanya.

Ia beranggapan, sangat luar biasa yang BP pikirkan, akan baik (OK) tanpa uji reguler smart pig.

‘Semuanya _ terdengar memalukan,” katanya.

Epstein juga mengatakan mea culpa BP tidak menghapus fakta bahwa perusahaan lalai dalam perawatan seperti uji reguler menggunakan teknologi mutakhir yang bisa mencegah bencana dan membantu menjaga pipa berjalan lebih lama.

Masih, ia juga menyalahkan regulator pemerintah atas tidak memaksa industri untuk melakukannya dengan lebih baik. Untuk mencegah masalah di masa mendatang, ia mengatakan, regulator federal dan wilayah perlu mengadopsi kesalahan lebih keras.

‘Industri akan sering mengatakan pipa yang dioperasikan, dirawat dan dirancang dengan baik bisa bertahan dalam waktu yang sangat lama, dan untuk perpanjangan yang besar saya sepakat dengan itu. Tapi, tentu, harus dioperasikan dan dirawat dengan baik,”katanya.

Sumber : www.hindu.com

Share This