Select Page

LUKoil sedang merencanakan untuk membangun sebuah pipa minyak di Turki untuk memasok Eropa dengan minyak kilangan.

LUKoil sedang merencanakan untuk membangun sebuah pipa minyak di Turki untuk memasok Eropa dengan minyak kilangan, sebuah surat kabar lokal mengatakan, Senin.

Presiden dari produsen minyak terbesar Rusia, Vagit Alekperov, membahas konstruksi kilang minyak di Laut Hitam Turki, provinsi Zonguldak pada 8 Agustus dengan kepala Energy Market Regulatory Authority, Yusuf Gunay. Ia mengatakan $ 3 miliar bisa diinvestasikan dalam fasilitas, yang akan memiliki kapasitas kilang 60-70 juta barrel.

‘Raksasa minyak global, LUKoil, sedang merencanakan untuk memasok minyak kilangan di fasilitas di Zonguldak melalui sebuah pipa minyak ke Izmit [pelabuhan Turki di Laut Marmara] memotong Selat Bosporus,’ surat kabar Turki, Sabah mengatakan, menambahkan bahwa minyak akan ditransportasikan dengan tanker ke pasar global dan Eropa.

Berkomentar atas rencana LUKoil, para ahli memperingatkan bahwa mereka bisa membahayakan proyek pipa minyak Samsun-Ceyhan yang dipertimbangkan Calik energi dan ENI, Italia.

Turki melihat pipa minyak Samsun-Ceyhan sebagai alternatif untuk transit minyak melalui selat Bosporus dan Dardanelles dan berarti menghindari potensi bencana lingkungan dari penggunaan berlebihan kanal pengiriman. Minyak yang transit melalui Bosphorus, yang memisahkan Turki timur dan barat, dan Dardanelles di barat laut negara itu mencapai 150 juta ton (1 miliar bbl) tahun 2004, naik dari 65 juta ton (476 juta bbl) tahun 1996.

Tapi Alekperov sebelumnya mengatakan kedatangan LUKoil akan meningkatkan kompetisi pasar Turki. ‘Saya kira kompetisi akan memuncak dengan masukan ke pasar yang menghasilkan minyak dan menjalankan jaringan distribusi.’

Ia juga mengatakan LUKoil akan membuka stasiun pengisian pertamanya di Turki bulan September.

Di Rusia, perusahaan memiliki empat kilang dan sekitar 1.500 stasiun pengisian.

Sumber : en.rian.ru

Share This