Select Page

Irak berencana untuk membangun beberapa kilang minyak baru dan meningkatkan yang sudah ada dan mulai mengekspor gasolin dan produk samping lainnya tahun 2010.

Irak berencana untuk membangun beberapa kilang minyak baru dan meningkatkan yang sudah ada dan mulai mengekspor gasolin dan produk samping lainnya tahun 2010, kata menteri perminyakan kemarin, tapi memberitahukan bahwa serangan pipa tetap menjadi masalah serius.

Menteri perminyakan Hussain Al Shahristani juga mengatakan Irak berencana meningkatkan produksi minyak mentah dari sekitar dua juta barrel per hari ke level pra-perang tiga juta barrel per hari akhir tahun ini.

Kilang baru terbesar akan ditempatkan di Irak tengah dan akan selesai 2009 atau 2010, kata Al Shahristani elama pertemuan dengan para anggota parlemen.

Katanya pabrik akan memiliki kapasitas untuk menghasilkan 140.000 barrel produk samping seperti gasolin, diesel dan kerosin setiap hari.

Kilang lainnya akan dibangun di Koya dekat Kwysengeq di Irak Utara edngan kapasitas produksi 70.000 barrel per hari.

Pipa yang memasok minyak mentah ke kilang sering mendapat serangan. ‘Pipa-pipa ini harus dilindungi dari utara Baghdad hingga selatan Samarra. Pipa-pipa ini harus dilindungi untuk mengatasi masalah krisis bahan bakar,’ kata Al Shahristani.

Pasar: Minyak dan Emas Naik

Minyak naik mendekati $ 72 per barrel kemarin karena Iran bersumpah untuk melanjutkan rencana nuklirnya, mengundang kemugkinan sanksi. Minyak mentah US naik 66 cents pada $ 71,80 per barrel pada 1613 GMT. Brent naik $ 1,12 menjadi $ 73,42.

Emas juga naik dalam perdagangan Eropa. Spot bullion mencapai level tinggi $ 626,40 per ounce sebelum turun $ 624,20 / $ 625 pada 1423 GMT.

Sumber : www.gulfnews.com

Share This