Perjanjian antar pemerintahan untuk membangun pipa minyak di Balkan untuk memotong beberapa jalur pengiriman paling sibuk dunia, akan ditandatangani akhir tahun, seorang pejabat energi senior Rusia mengatakan, Rabu.

Perjanjian antar pemerintahan untuk membangun pipa minyak

di Balkan untuk memotong beberapa jalur pengiriman paling sibuk dunia, akan ditandatangani akhir tahun,

seorang pejabat energi senior Rusia mengatakan, Rabu.

Pemerintah Rusia, Bulgaria dan Yunani menandatangani memorandum dalam hal konstruksi pipa, yang

terbentang sepanjang 280 km (175 mil) dari pelabuhan Bulgaria, Burgas, di Laut Hitam, ke Alexandroupolis,

Yunani, di Aegea, pada April 2005.

Proyek yang diperkirakan memakan biaya paling tidak $ 800 juta ini, akan memungkinkan Rusia untuk

mengekspor minyak melalui Laut Hitam, memotong Selat Bosporus di Turki, yang sibuk. Kapasitas

awalnyaadalah 35 juta metrik ton (255 juta bbl), sebelum naik menjadi 50 juta metrik ton (370 juta bbl).

Andrei Dementyev, deputi menteri energi Rusia, sepakat dengan sekretaris jeneral Kementrian

Pembangunan Yunani, Nikolaos Stephanou, bahwa dokumen perlu dipersiapkan dengan cepat, dan

dikatakan bahwa perusahaan-perusahaan yang menginisiasi proyek akan membahas implementasi teknis

proyek, saat ditandatangani.

‘Kami menganggap proyek ini hal primer dari sudut pandang efisiensi transportasi, dan tidak ada

keraguan akan menarik investor atau kapasitasnya,’ kata Dementyev.

Kremlin mengatakan, Rabu, Presiden Rusia Vladimir Putin akan membalas kunjungan kerja pada 4

September ke Athena untuk membahas kerjasama energi, dan khususnya konstruksi pipa, dengan PM

Yunani Kostas Karamanlis dan Presiden Bulgaria Georgi Purvanov.

Seorang narasumber dari Kementrian Energi mengatakan Gazprom Neft, sebuah anak usaha dari

raksasa energi Rusia Gazprom, dan perusahaan minyak venture Rusia-Inggris TNK-BP

menandatangani sebuah kesepakatan bulan Juni untuk mendirikan sebuah perusahaan untuk membangun

pipa Burgas-Alexandroupolis.

Perusahaan minyak milik negara Rusia Rosneft, diharapkan menjadi partisipan dalam perusahaan,

dalam hal syarat=syarat kesamaan (parity terms), sedang mempelajari dokumen-dokumen.

Perusahaan minyak Rusia Transneft telah mengungkapkan minatnya dalam mengoperasikan pipa

minyak ini di masa depan.

Sumber : en.rian.ru