Proyek untuk membangun sebuah pipa gas dari Siberia barat ke

China sepanjang 54-km terbentang di tanah tinggi Altai memimpikan konstruksi jaringan pasokan gas untuk semua

pemukiman di sekitarnya.

Proyek untuk membangun sebuah pipa gas dari Siberia barat ke

China sepanjang 54-km terbentang di tanah tinggi Altai memimpikan konstruksi jaringan pasokan gas untuk semua

pemukiman di sekitarnya. ‘Perusahaan Gazprom akan menanggung semua pengeluaran untuk membangun jaringan

bertekanan rendah dan medium,’ kepala Republik Altai Alexander Berdnikov mengatakan.

‘Kami akan menandatangani perjanjian dengan CEO Gazprom Alexei Miller setelah 20 September dalam konstruksi

pipa gas ini,’ Berdnikov menyatakan.

Proyek ini memimpikan konstruksi sistem pipa Altai untuk memasok 60 – 80 miliar m3 gas ke China tiap tahunnya.

Proyek ini bernilai 10 – 11 miliar dollar.

Deputi PM Rusia Dmitry Medvedev yang mengawasi implementasi proyek nasional ini, sebelumnya mengatakan

konstruksi jarigan pasokan gas di negara ini adalah ‘proyek badan hukum dari signifkansi federal.’

Proyek ini akan mempengaruhi 11 juta orang di 53 provinsi dalam 3 tahun mendatang. Gazprom telah

mengalokasikan 35 miliar untuk tujuan ini.

Konstruksi pipa akan berjalan dibawah prinsip co-funding. Gazprom mengalokasikan dana untuk

membangun pipa antara pemukiman dimana wilayahnya akan mendanai percabangan dalam pemukiman dan jalur

megambil untuk rumah-rumah terpisah.

‘Gazprom akan memasukkan persetujuan relevan dengan gubernur,’ Medvedev mengatakan sebelumnya, ‘kami

mengasumsikan bahwa gas harus datang ke rumah-rumah dan apartmen, daripada berhenti di perbatasan pemukiman.

Kami akan mengawasi dengan seksama baik Gazprom maupun pemerintah.’

CEO Gazprom Alexei Miller berjanji bahwa perusahaannya akan membangun 12.000 km pipa baru dalam 3 tahun

mendatang, dan mulai memasok gas ke 1.100 pemukiman di seluruh negara.

Sumber : www.itar-tass.com