Select Page

Kegiatan Konstruksi merupakan unsur penting dalam pembangunan. Kegiatan konstruksi menimbulkan berbagai

dampak yang tidak diinginkan, antara lain yang menyangkut aspek keselamatan kerja dan lingkungan. Kegiatan

konstruksi harus dikelola dengan memperhatikan standar dan ketentuan K3L yang berlaku.

Kegiatan Konstruksi merupakan unsur penting dalam pembangunan. Kegiatan konstruksi menimbulkan berbagai

dampak yang tidak diinginkan, antara lain yang menyangkut aspek keselamatan kerja dan lingkungan. Kegiatan

konstruksi harus dikelola dengan memperhatikan standar dan ketentuan K3L yang berlaku.

Karakteristik Kegiatan Konstruksi antara lain adalah memiliki masa kerja terbatas, melibatkan jumlah tenaga kerja

yang besar, melibatkan banyak tenaga kerja kasar (labour) yang berpendidikan relatif rendah, memiliki intensitas kerja

yang tinggi, bersifat multi disiplin dan multi crafts, menggunakan peralatan kerja beragam, jenis, teknologi, kapasitas dan

kondisinya, memerlukan mobilisasi yang tinggi (peralatan, material dan tenaga kerja).

Dampak Kegiatan Konstruksi antara lain kecelakaan, kebakaran, penyakit akibat kerja, pencemaran, gangguan

lingkungan (sosial, keamanan, estetika,dll).

Jenis Bahaya Konstruksi diantaranya adalah Physical Hazards, Chemical Hazards, Electrical Hazards, Mechanical

Hazards, Physiological Hazards, Biological Hazards, dan Ergonomic.

Penjelasan lebih lengkap dapat dilihat dalam file berikut:

Share This