Select Page

Rangkuman Diskusi Proses di Mailing List Migas Indonesia bulan September 2006 membahas tentang LNG Vapirozer.

Rangkuman Diskusi Proses diMailing List Migas Indonesia bulan September 2006 membahas tentang LNG Vapirozer.

Dalam diskusi ini dibahas mengenai proses produksi LNG, transportasinya, receiving terminalnya dan jenis-jenis LNG

vaporizer berikut cara kerjanya, terutama jenis LNG vaporizer yang dipakai di Indonesia.

LNG vaporizer itu merupakan fasilitas untuk mengubah LNG cair kembali menjadi gas untuk kemudian

didistribusikan ke user, misalnya power plant.

LNG dibuat dari gas alam bertekanan yang didinginkan. Prosesnya berupa antara lain penghilangan impurities

(mercuri, air, carbon dioksida), dilanjutkan dengan proses pendinginan tiga tahap yang diselingi dengan proses

pemurnian.

Pendinginan awal dilakukan secara umum (propan-butan cooler), kemudian dengan MCR Multi Component

Refrigeration (methane-propane) dilanjutkan dengan MHE (Main Heat Exchanger) dengan prinsip joule-thompson effect.

Pada setiap tingkatan pendinginan dilakukan proses pemurnian, sehingga terdapat column-column antara lain

depentanizer, debutanizer, depropanizer dan deethanizer.

Keluaran dari MHE (column dengan tube terbuat dari aluminium coil yang sangat panjang-ribuan meter)

mempunyai temperature -160 derajat celcius masuk ke dalam double wall tank (yang dilapisi pearlite diantaranya) untuk

mengurangi boil-off. Produk boil off disedot oleh boil-off compressor dan dapat dipakai sebagai bahan bakar untuk

power generator.

Dari tangki produk disalurkan ke kapal setelah sebelumnya line transfer dipurge dengan nitrogen, yang juga dikirim

ke fuel gas atau flare. Kapal pengangkut bersifat double wall pula dan produk boil-offnya dipergunakan sebagai bahan

bakar kapal. Biasanya maksimum boil off selama perjalanan ke Jepang/Korea berkisar 2-3% dari jumlah cargo.

Temperatur tetap dijaga, pada waktu sampai ke tangki pemakai juga dilakukan prosedur yang sama. Tanki pemakai

umumnya berupa tanki underground untuk mengurangi losses temperature yang terlalu cepat. Proses penguapan LNG

secara cepat pada waktu pemakaian puncak dapat dilakukan dengan bantuan fin cooler.

Penjelasan lebih lanjut dapat dilihat dalam file berikut:

Share This