Konsorsium Inggris-Belanda Royal Dutch Shell telah menandatangani sebuah

memorandum dengan perusahaan Turki, Calik Energy dan perusahaan Italia, ENI untuk peluang partisipasinya dalam

konstruksi pipa minyak Samsun-Ceyhan.

Konsorsium Inggris-Belanda Royal Dutch Shell telah menandatangani

sebuah memorandum dengan perusahaan Turki, Calik Energy dan perusahaan Italia, ENI untuk peluang partisipasinya

dalam konstruksi pipa minyak Samsun-Ceyhan, dilaporkan media Turki, Rabu.

Pipa prospektif senilai $1,5-miliar, sepanjang 700 km (435 mil) ini, akan melalui Turki dari pelabuhan Laut Hitam,

Samsun, ke pelabuhan Ceyhan di Mediterania. Dan dirancang untuk menurunkan beban transportasi minyak di

selat-selat Laut Hitam, Bosporus dan Dardanelles, yang tiap tahunnya mencapai 150 juta ton (1,1 miliar bbl).

‘Tujuan dokumen yang ditandatangani kemarin adalah untuk mempelajari peluang teknis dan komersial pipa

minyak, pengaruhnya terhadap lingkungan, dan untuk membandingkannya dengan proyek-proyek untuk memasok

minyak melalui selat-selat Laut Hitam,’ Canan Ediboglu, kepala Shell divisi Turki, kepada wartawan.

Ia mengatakan bahwa Shell akan menilai proyek dari sudut pandang rute dan keamanannya, dan akan membuat

keputusan akhir apakah akan bergabung atau tidak.

Ediboglu mengatakan minyak Kazakhstan juga akan ditransportasikan melalui pipa Samsun-Ceyhan.

Konstruksi pipa, yang dirancang untuk memompa 75 juta ton (551,3 juta bbl) minyak tiap tahunnya, akan dimulai

tahun 2007 dan akan selesai dalam tiga tahun.

Sumber : en.rian.ru