Select Page

Meningkatnya jumlah penduduk di dunia secara otomatis akan meningkatkan kebutuhan energi. Di sisi lain

terbatasnya sumber energi primer seperti minyak dan batubara serta meningkatnya pencemaran udara menjadi problem

yang tak terelakan bagi masyarakat dunia.

Studi ini dilakukan untuk mengetahui estimasi biaya siklus bahan bakar dari suatu PLTN tipe PWR apabila tidak

dilakukan reprocessing bahan bakar.

PWR adalah reaktor nuklir berbahan bakar uranium dioksida yang diperkaya serta bermoderator dan berpendingin

air ringan. PWR merupakan reaktor komersial yang paling banyak diproduksi di dunia dengan total lebih dari 230 buah

reaktor.

Meningkatnya jumlah penduduk di dunia secara otomatis akan meningkatkan kebutuhan energi. Di sisi lain

terbatasnya sumber energi primer seperti minyak dan batubara serta meningkatnya pencemaran udara menjadi problem

yang tak terelakan bagi masyarakat dunia. Meningkatnya kadar CO2 di bumi secara otomatis juga akan menaikkan
suhu di permukaan bumi karena CO2 adalah gas rumah kaca. Ditambah lagi dengan pencemaran gas NOx dan SOx

yang mengakibatkan hujan asam dan berpotensi merusak hutan maupun situs-situs purbakala di bumi. Oleh karena itu

dibutuhkan sumber-sumber energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak dan batubara dan
mengurangi tingkat pencemaran lingkungan serta sesuai dengan Protokol Kyoto. Salah satu dari sumber energi alternatif

tersebut adalah energi nuklir. Energi nuklir dibangkitkan oleh reaksi pembelahan/fisi yang terjadi di dalam teras reaktor

suatu PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir). Energi nuklir telah terbukti secara signifikan mereduksi kandungan
CO2 di udara selama beberapa tahun. Hal ini disebabkan karena energi nuklir tidak mengemisikan CO2 maupun gas

pencemar lainnya seperti NOx dan SOx. Satu-satunya gas CO2 yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga nuklir

adalah dari aktivitas transportasi bahan bakar uranium (yellow cake) mulai dari penambangan hingga ke pembuangan
lestari.

Penjelasan lebih lanjut dapat dilihat dalam file berikut:

Share This