Rangkuman diskusi ini membahas tentang fiberglass pipe, keunggulan dan kekurangannya serta ketahanannya terhadap korosi.Rangkuman Diskusi KBK Material
18 September 2006 – 22 September 2006

Agus Priyanto – Pupuk Sriwidjaja
Mohon pencerahan tentang fiberglass pipe, keunggulan dan kekurangan
jika dibandingkan [bahan] yang umum. Aplikasi yang tepat dengan
menggunakan fiberglass pipe ?. Ketahanan korosi ?. (semua informasi
tentang fiberglass pipe ?). Thanks sebelumnya.


Rudi Hartono Daulay – Universitas
Darma Persada

Saya akan menanggapi pertanyaan bapak dan saya bisa memberi masukan
untuk fiberglass pipe sebaiknya menggunakan bahan dari jenis composite
material karena lebih bagus, kuat dan tahan terhadap korosi. Memang
composite material ini adalah konstruksi masa depan yang tepat guna;
bisa untuk pesawat, kapal, konstruksi bangunan gedung dan alat
transportasi lainnya dan terbukti perusahaan-perusahaan Eropa sudah
mulai banyak dalam penggunaan composite material dan juga berdasarkan
pengalaman yang saya alami memang sangat tepat penggunaan material ini.
Terima kasih semoga bermanfaat informasi yang saya berikan ini. Kalau
mau menanyakan yang banyak, hubungi saja saya.

Roeddy E. Setiawan – Chevron USA
Pak Agus, kalau untuk design yang conventional saya rasa sekarang ini
belum bersaing dalam harga kalau dibandingkan dengan carbon steel. Tapi
untuk special application misalnya untuk water flood (polymer flooding)
yang mensyaratkan injected water tidak boleh bersentuhan dengan carbon
steel barangkali cocok. Keuntungan lain karena kita belinya bisa
gulungan/reel. Instalasinya lebih cepat. Jadi nggak perlu menyambung,
terus X-ray dll tiap 30 ft (?). Di Amerika pipa diameter kecil ini
populer sekali buat menyalurkan gas dari sub-trunkline ke pemakai akhir
(rumahan), yah karena prosesnya cepat. Dari segi proses karena
surface-nya smooth, delta p-nya rendah sekali dibanding carbon steel
(dengan ukuran yang sama), jadi anda bisa pakai ukuran yang lebih kecil.
Di deep water, cocok dipakai buat fresh water line, seawater cooling
line, karena ringan. Jadi load terhadap TLP pontoon ringan, at the end
TLP-nya makin kecil, steel yang dipakai makin sedikit, overall cost
makin murah. Tapi kalau “apple to apple”, composite ini nggak bisa
menang.
Aplikasi yang cocok lagi adalah untuk fire water line ke sprinkler di
atas well head. Kalau kita pakai CS untuk sprinkler ini, baru dipasang
sudah hancur karena korosi. Tapi, yah bisa berantem seru dengan
teman-teman yang agak conventional. Alasannya kalau composite-nya
terbakar, mana bisa sprinkler-nya berfungsi dan lain lain (selamat
berantem ha he kidding). Saya yakin nanti rekan milis bisa menambah
item diskusi ini.

Selengkapnya dapat anda download pada
bagian bawah artikel ini