Saya terkadang bingung bin bingung karena permasalahan project schedule.
Sepertinya, keterlambatan bukan hanya melanda pribadi tapi sudah berimbas kepada project.

Saya terkadang bingung bin bingung karena permasalahan project schedule.

Sepertinya, keterlambatan bukan hanya melanda pribadi tapi sudah berimbas kepada project.

Berawal dari perbincangan dgn salah seorang kawan yg bekerja di suatu perusahaan kontraktor Migas.

Beliau menuturkan bh keterlambatan suatu project adalah suatu hal yg biasa.

Aneh? Ya, menurut saya adalah suatu hal yg aneh.

Apakah memang keterlambatan itu sudah sedemikian akutnya shg mempunyai pandangan bahwa ‘terlambat itu suatu hal yg biasa’?

Memang, biasanya 3rd party sudah menghitung-hitung dari segi cost bahwa cost yg mereka submit kpd client, lebih kurang sdh meng cover biaya penalty, atas dasar konsekuensi keterlambatan itu.

Tapi apakah setelah itu selesai urusan? Saya rasa tidak krn ada kepercayaan yg dipertaruhkan disini.

Dengan track record seperti ini, dalam project2 berikutnya kemungkinan besar client tdk akan mengundang perusahaan ybs kedalam tender2 pekerjaannya.

Pembahasan selanjutnya, silahkan buka file berikut ini