Select Page

Tanya:

Dear All,

Untuk menentukan layout hazardous area, saya memakai standard IEC 60079-10 dan NPR 7910-1 beserta Pasquill-Gifford model untuk menentukan radius dari hazardius area. Selain memasukan release rate (g/s flamable/hazardous gas), kita juga harus memasukkan wind speed dan weather condition sebagai input parameter.

Di IEC 60079-10, saya memahami bahwa kita harus memakai wind speed 0.5 m/s, tetapi saya tidak menemukan statement yg jelas mengenai wether conditions (A, B, C, D or F).

Ada nggak teman-teman di Oil and gas yg familiar dg standard-2 ini atau dg standard-2 lainya seperti API? Please help and advice. Saya yakin di Oil/gas dan Chemical industries, pasti plume calculation dari hazardous and flamable materials harus dilakukan.

Jawab:

Untuk dapat definisi wether conditions (A, B, C, D & F) bisa dilihat langsung di dispersion modelling software seperti PHAST-DNV atau BP-Cirrus.

Saran saya sebaiknya juga gunakan IP-15 rebagai reference untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang hazardous envelope. Karena di IP-15 ini, penetapan Zone 1 yang diakibatkan oleh gas source yang primary pada ketinggian tertentu envelopenya bisa berupa bola yang nggak perlu diextent kebawah…

Untuk memudahkan buat hazardous area classification, sebaiknya dibuat tabulasi yang memuat identifikasi masing-2 source, bouyancy gas release terhadap udara, dll sehingga summary dari tabel ini gampang untuk di-appresiasikan ke dalam drawing.

Ada juga yang menetapkan radius envelope hazardous area menggunakan hasil study berdasarkan gas Flammability range yang dihasilkan oleh dispersion modelling plus, karena penetapan radius 3 m atau lainnya menurut code kurang mewakili untuk source yang besar seperti atmospheric cold vent yang ada di oil & Gas facility/platform.

Berikut tanggapan dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia lainnya:

Akhmad Munawir

P. Fahri,

Untuk refrensi tambahan dalam menentukan Hazardous Area Classification Layout, anda bisa merujuk ke :

1. API RP 500, NFPA 70/NEC dengan klasifikasi —->Class 1 ~ 3 atau Unclassified; Div1~ 2; Group A ~ G Area

2. API 505, IEC 79-10, IEC, 79-11, CENELEC dengan klasifikasi —-> Zone 0 ~ 2 Area

Alvin Alfiyansyah

Dear Pak Fakhri,

Kalo tidak salah ada API Publication 931 yang mencakup stability class at different weather condition yang bapak tanyakan. Untuk manual lainnya, kalo tidak salah juga ada ASME recommended guide dan EPA Workbook yang mendiskusikan hal ini. Sayangnya semua guidance yang bagus ini saya tidak punya copynya.

Setahu saya wind speed sebagai basis perhitungan umumnya adalah variasi nilai <2 m/s ~ 6 m/s, dimana pada day atau night condition pun dapat anda variasikan, dimana misalnya pada kondisi day solar radiation-pun dapat anda variasikan sebagai strong, moderate, slight, etc. Dibawah saya attach guidance klasifikasi contohnya.

PASQUILL-GIFFORD Stability Windspeed Class Range A <2 M/S Very unstable B <5 M/S Moderately unstable C >2 M/S Slightly unstable DD >3 M/S Neutral day DN >3 M/S Neutral night E 2-5 M/S Slightly stable Night F 2-3 M/S Stable (rural only) Night

Variasi distance dan asal dispersi dari stack ataupun flare juga mesti diperkirakan dan dibedakan disini.
Harusnya dalam buku SCFE yang terbaru mungkin sudah mendefinisikan hal ini juga, CMIIW ?

Monggo input dari para Experts.

Saya sih cuma bisa memberikan gambarannya saja.

Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia Bulan November 2006 selengkapnya dapat dilihat di file berikut:

Share This