Dear Rekan milis,

Saya baru-baru ini nyoba membuat beton dengan menggunakan bahan campuran antara scale (sisa proses derusting pipa), pasir dan semen dengan berbagai variasi komposisi. Beton tersebut ( mohon maaf kalo terminology-nya kurang pas karena saya bukan civil engineer) menggunakan cetakan dari triplek.

Saya mohon pencerahan dari rekans sbb:

1. Kalo untuk pengujian tekannya harus melalui metode apa? Mohon sarannya yang sederhana, jadi bisa applicable dan practicable di lingkungan kami

2. Apa benar untuk pengujian tekan harus direndam ( dibasahi) dulu? Selama berapa lama? Saya inget cara ini karena dulu pernah dapet pengetahuan ini di kuliahan, tapi tidak terlalu mendetail dan sekali lagi mohon maaf kalo ingatan saya salah.

Terima kasih atas pencerahannya. Saya sangat awam sekali dalam hal ini.

Jawab:

justinus bambang

Wah, jadi ingin tahu nih.

scale itu sbg apa ya? karena material pembentuk beton ada semen, agregat halus(pasir) dan agregat kasar (split/batu pecah).

kalo untuk sampel uji tekan casingnya terbuat dari besi berbentuk slinder atau berbentuk kubus.

betul mesti direndam .hingga beberapa saat sebelum diuji tekan. uji tekan 7 hari, 14 hari,21 hari dan 28 hari.untuk praktisnya untuk ngetes bisa nebeng di lab beton PU atau kampus sipil terdekat karena alat uji tekan sampel eton nggak murah lo .

Jawaban selengkapnya dari Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan November 2006, dapat dilihat di file berikut :