Select Page

saya hanya mengamati, dalam upaya untuk mencegah terjadinya korosi di pipeline, rekan-rekan di facilities sering menambahkan sejenis logam yang ‘dikorbankan’ agar si korban ini dimakan oleh karat/korosi (sama ndak ya karat dengan korosi?) sebelum karatnya memakan pipeline-nya.

Barangkali ada yang bisa membantu memberikan pencerahan bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Ini-kan dengan asumsi bahwa penyebab karat berasal luar.

Lha kalau penyebab karatnya justru dari air yang terlarut didalam fluida yang dialirkan didalam pipeline tersebut, gimana mencegahnya ya?

Tanggapan rekan-rekan Mailing List Migas indonesia atas pertanyaan rekan Bambang Satya Murti

Berikut jawaban dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia lainnya :

roeddy setiawan

Dear pak Bambang,

Gampang nya kan karat itu reaksi dr Fe dg O2. kalau O2 nya tidak ada jadi tidak berkarat,
Proses corosi yang lain dari galvanic corrosion, tapi kalau pipeline nya semua sama potential nya, galvanic action nya tidak terjadi.

Galvanic corrosion, bisa juga terjadi kalau ada solid yang lain misalnya silika atau clay material. material ini merupakan senyawa complex bisa promoting galvanic corrosion. jadi supaya tidak terjadi pipeline nya sering di piging, salah satunya untuk menghilangkan deposit senyawa complex yang promoting corrosion.

lapis ke tiga, umum nya pipeline operator menambah chemicals kedalam pipeline nya, ada yg adjusting PH, ada yang membuat lapisan ‘pasive protection barrier’ atau kombinasinya sekaligus

Keberhasilan program bisanya dilihat dari Fe count dr wtr yang di collect di ujung pipa, dari Corrosion coupon dan juga dari direct examination check misalnya dengan memakai Inteligent pig.

kadang2 untuk reservoir tertentu hydrocarbon yang terbentuk bersifat acidic, ada carbonic acid ada fatty acid, dan senyawa 2 complex lain yang promote corrosion.

kalau sudah seperti ini umumnya treatmentnya Khusus.

Tanggapan dari rekan-rekan lainnya dapat dilihat dalam file berikut:

Share This