berikut pertanyaan dari rekan Dirman Artib mengenai ERW, Spiral dan Seamless

Dalam design pipeline, dari tinjauan secara teknis (bukan pertimbangan ekonomi dan komersial lho..), apakah ada diskriminasi untuk pipa jenis ERW dan spiral dibandingkan dengan pipa seamless ? Maksudnya, adakah kondisi-kondisi operasi tertentu dalam applicable code API , dimana pipa ERW dan spiral tidak diperbolehkan dalam penggunaan ?

Pertanyaan di atas dengan asumsi bahwa pipa ERW dan Spiral telah memenuhi persyaratan, inspeksi, verifikasi dan test sebagai produk API 5L.

Kalau memang ada,…

Tanya:

Dirman Artib:

Rekan-rekan ahli pipa penyalur/pipeline,

Saya kemarin berkunjung ke pabrik pipa di daerah Timur Jakarta. Mereka memproduksi pipa standar API 5L, mulai dari grade X52 s/d X65 yang jenis ERW (longitudinal weld) dan spiral welding.

Pertanyaan saya :

1. Dalam design pipeline, dari tinjauan secara teknis (bukan pertimbangan ekonomi dan komersial lho..), apakah ada diskriminasi untuk pipa jenis ERW dan spiral dibandingkan dengan pipa seamless ? Maksudnya, adakah kondisi-kondisi operasi tertentu dalam applicable code API , dimana pipa ERW dan spiral tidak diperbolehkan dalam penggunaan ?

Pertanyaan di atas dengan asumsi bahwa pipa ERW dan Spiral telah memenuhi persyaratan, inspeksi, verifikasi dan test sebagai produk API 5L.

2. Kalau memang ada, apa kondisi operasi khusus tsb.dan apa alasan teknis nya ? (kalau alasan tentulah tidak akan dinyatakan dalam code, tetapi ini adalah ruang kita untuk melakukan menguji nalar ke engineer an).

Jawab:

hasan uddin:

Pak Dirman,

Dalam design per-jalur pipa-an, kriteria/aspek teknis dari linepipe adalah strength, toughness, weldability dan corrosion resistant./p>

Kalo semua aspek tersebut dapat di-comply oleh pipa ERW/spiral, ya gak ada masalah toh?? Paling2 juga kontraktor-nya yang akan kepusingan ntar (he he kidding).

Untuk case offshore pipeline, kalo masangnya pake J-lay atau Reel-lay, harap berhati2…jangan bosen2 untuk check dan re-check kalkulasinya..

Di codes/standard, tidak ada yang melarang penggunaan pipa jenis ERW/spiral.

Rony Rahmat Saputra:

Pak Dirman,

Mohon maaf mau nimbrung juga…

Untuk pipa ERW/spiral, biasanya untuk melakukan perhitungan desain pipeline, ada unsur longitudinal joint factor, atau E. Untuk pipa-pipa ERW yang ada sekarang umumnya mempunyai efficiency joint factor = 1, atau sama dengan E untuk pipa seamless. Di bawah ini ada tabel longitudinal joint factor untuk masing-masing jenis pipa (diambil dari ASME B.31.8).
mengenai penggunaan, umumnya ada pertimbangan-pertimbangan dan lokasi dimana pipa jenis tersebut dapat dipakai atau tidak.

Dirman Artib:

Mas Hasanuddin dan Rony,

Kapan tepatnya ditetapkan jenis pipa yg dipakai, apakah saat Conceptual, FEED atau detail design ?

Maksudnya kapan matrix of strength, thougness, weldability dan corrosion resistant itu dipenalty sehingga diketok palu pake yg ini…gitu.

Apakah dalam fakta yg sering muncul sering ada sequence yg dibalik, misalnya ada kepentingan untuk ‘memaksakan ‘ seamless, sehingga jenis pipa ditentukan dulu, baru lah pertimbangan-pertimbangan teknis dilakukan yg ujung-ujungnya harus pilih seamless juga karena pabriknya PT Brother of My Wife Cousin’s Friend punya marketing man yg agressive dan suka karaoke 🙂