Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang telah menetapkan guideline yang ditujukan pada perlunya perusahaan electric power nasional untuk menggunakan sumber energi terbarukan untuk 1.63% atau 16 milyar kw-hr penjualan mereka pada 2014.

Penulis: Eric Watkins

Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang telah menetapkan guideline yang ditujukan pada perlunya perusahaan electric power nasional untuk menggunakan sumber energi terbarukan untuk 1.63% atau 16 milyar kw-hr penjualan mereka pada 2014.

Garis pedoman(guideline) baru mewakili sedikit kenaikan lebih dari 1.35%, atau 12.2 billion kw-hr guideline untuk tahun 2010, yang sudah mulai pada tahun 2003. Pada tahun 2006, guideline naik 0.5% sementara untuk tahun 2007, 0.69%.

Sementara itu kenaikan sampai 1.63% lebih rendah daripada yang diinginkan METI, yang menurut laporannya telah bertemu dengan oposisi dari perusahaan electric power, yang menyebutkan tingginya biaya dalam promoting power generation dari sumber energi terbarukan.

Laporan mengatakan satu perkiraan menunjukkan bahwa perusahaan kemungkinan perlu harus membayar penambahan 130 milyar Yen untuk fiskal tahun 2014 dalam memenuhi target baru.

Dibawah undang-undang Jepang yang dibuat pada tahun 2003, lima sumber terbarukan,wind, solar power, geothermal heat, biomass, and hydroelectric power dapat digunakan untuk generate power.

Undang-undang bertujuan untuk mempromosikan penggunaan energi terbarukan dan mengurangi emisi karbon dioksida dan greenhouse gases lainnya.

Sumber: www.ogj.com