Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia Bulan November 2006 membahas mengenai posisi pemasangan valve actuator, kelebihan dan kekurangan dari pemasangan di top mounted dan side mounted, baik dari sisi instrumentasi, piping, mechanical, dan proses, dengan asumsi bahwa ada ruang yang kosong untuk pemasangan di top mounted ataupun di side mounted.

Pembahasan selengkapnya:

Tanya:

Priyo Adi Sesotyo – Freeport Indonesia

Ada yang bisa memberikan pencerahan pada saya, mengenai posisi pemasangan valve actuator ?. Kelebihan dan kekurangan dari pemasangan di top mounted dan side mounted, baik dari sisi instrumentasi, piping, mechanical, dan proses ?. Dengan asumsi bahwa ada ruang yang kosong untuk pemasangan di top mounted ataupun di side mounted.

Budi Yuwono – Kaltim Methanol Industri

Mungkin perlu dijelaskan dulu tipe dan penggerak dari actuator-nya, dan diaplikasikan tipe valve apa ? Sekedar info, dan mohon diluruskan jika ada kesalahan, di tempat kami untuk actuator pneumatic tipe diafragma yang diaplikasikan pada valve tipe sliding stem biasanya dipasang di top mounted.

Karena jika dipasang di side mounted maka beban radial dari bushing, seal (baik dari sisi valve maupun actuator), dan diafragma akan besar sehingga bisa mengakibatkan kerusakan pada bagian-bagian tersebut.

Untuk actuator pneumatic yang diaplikasikan pada valve tipe rotary (ball valve atau butterfly valve), disesuaikan dengan ruang dan kondisi lingkungan sehingga ada yang dipasang di top mounted atau di side mounted. Jika dikhawatirkan radiasi panas dari pipa bisa menyebabkan kerusakan pada bagian-bagian actuator (baik bagian mekanik maupun elektronik) maka dipasang di side mounted. Jika aman-aman saja, dipasang di top mounted pun tidak masalah. Untuk area yang memiliki potensi getaran/vibrasi, actuator dipasang di top mounted.

Untuk actuator electrical (MOV), bisa dipasang di top mounted atau side mounted, tapi perlu dipertimbangkan juga ukuran dan berat dari MOV tersebut. Jika cukup berat, maka top mounted mungkin lebih bijaksana, karena yoke hanya mampu menahan beban vertikal. Kalau dipasang di side mounted, perlu diyakinkan dulu bahwa yoke –nya mampu menahan beban tersebut.

Mungkin itu saja yang saya tahu, mohon masukkan dari Bapak-Bapak dan rekan-rekan semua.

Berhubung lagi membicarakan actuator, kalau ada yang berkenan mohon pencerahan mengenai toleransi maksimum run out yang diijinkan untuk stem ?.

Kemudian jika stem mengalami stretch, apakah bisa dihaluskan lagi ?.

Berapa besar yang bisa di-grinding (jika ada tabel untuk berbagai ukuran) ?. Note : Actuator = Diaphragm, Valve = Globe, Size = 6′ – 1500# .

Selengkapnya: