Select Page

Trinidad dan Tobago melaporkan untuk memulai pre-studi kelayakan dalam pembangunan kelima LNG train pada liquefaction plant di Point Fortin, Trinidad.

Trinidad dan Tobago melaporkan untuk memulai pre-studi kelayakan dalam pembangunan kelima LNG train pada liquefaction plant di Point Fortin, Trinidad.

Menteri Energi Pulau Karibia Lenny Saith mengatakan dalam Konferensi Petroleum Trinidad selatan bahwa studi akan berakhir di akhir tahun.

“Kami sudah mengisyaratkan maksud kami untuk mempertimbangkan train LNG lainnya. Train X, “ kata Saith. “ Sekarang kami sudah memuaskan permintaan domestik, kami baru saja akan menjalankan langkah kongkrit awal menuju realisasi sasaran itu dengan studi kelayakan yang kami harapkan untuk penandatanganan pada bulan Desember 2007.”

Trinidad dan Tobago telah menyanggupi empat train LNG dan eksportir terbesar LNG ke Amerika untuk hampir 70% dari impor Amerika.

Saith mengatakan jika pabrik dibangun, pemerintah akan memegang andil besar didalamnya dan telah menyetujui pekerjaan dengan partnernya, BP PLC, BG Group, dan Repsol YPF SA untuk mendapatkan haknya dalam fasilitas regasifikasi di Amerika dan juga pengiriman dan pemasaran.

Ryder Scott telah disewa untuk melakukan audit cadangan petroleum negara, yang diharapkan selesai dalam bulan September.

Sumber: www.ogj.com

Share This