Nigeria terlambat menyuplai gas ke Ghana melalui West African Gas Pipeline senilai 560 juta dolar karena para militant telah merusak hubungan infrastruktur di Niger Delta.

Penulis: Uchenna Izundu

Nigeria terlambat menyuplai gas ke Ghana melalui West African Gas Pipeline senilai 560 juta dolar karena para militant telah merusak hubungan infrastruktur di Niger Delta.

Menurut laporan setempat, Ghana salah satu dari customer sistem WAGP 678-km telah membangun sesi dari line dan fasilitas lainnya dan diharapkan untuk mendapatkan gas pada bulan Maret. Ghana diharapkan akan menerima 122 MMcfd dari gas untuk penggunaan industrial.

Nigeria sedang mengevaluasi status pipeline dengan pemegang saham di West African Gas Pipeline Co. (WAGPCo), yang melaksanakan project, dan mengharapakan dapat memecahkan masalahnya sesegera mungkin.

Juru bicara untuk Chevron Corp., yang memimpin project, mengatakan WAGPCo akan bermaksud untuk megirim gas pertamanya pada quarter kedua.

Menteri Energi Nigeria, Edmund Daukoru mengatakan 470 MMcfd pipeline harus sudah diselesaikan pada bulan Desember, 18 bulan setelah keputusan investasi final diterima oleh pemegang saham.

Gas melalui system WAGP akan digunakan untuk electric power generation dan perkembangan industrial di Ghana, Togo, dan Benin.

Pemegang saham di WAGPCo adalah ChevronTexaco West African Gas Pipeline Co. Ltd. 38.2%, Nigerian National Petroleum Corp. 26%, Shell Overseas Holdings Ltd. 18.8%, dan Takoradi Power Co. Ltd. 17%.

Sumber: www.ogj.com