Select Page

Sangatlah umum di dunia industri gas, dimana penjual (producer) dan pembeli (buyer) terikat dalam suatu kontrak yang tidak short term. Betul, buat gas producer mereka sadar benar bahwa treat dan handling sales gas sangat penting, mereka harus tahu kebutuhan dan quota si buyer, kalo cukup mereka ngebor, atau kalo kurang cari lagi deh reservoir nya. Lain halnya dgn sumur2 minyak dimana mereka bisa storage tuh minyak bumi, lalu gak begitu pusing dgn market.

Ardian Nengkoda

Sangatlah umum di dunia industri gas, dimana penjual (producer) dan pembeli (buyer) terikat dalam suatu kontrak yang tidak short term. Betul, buat gas producer mereka sadar benar bahwa treat dan handling sales gas sangat penting, mereka harus tahu kebutuhan dan quota si buyer, kalo cukup mereka ngebor, atau kalo kurang cari lagi deh reservoir nya. Lain halnya dgn sumur2 minyak dimana mereka bisa storage tuh minyak bumi, lalu gak begitu pusing dgn market. Karena market crude oil sellau gemulai untuk mengadsorb fluida ‘sumber energy’ ini. Sisi-sisi lain karakteristik fisik dan chemical properties juga membedakan handling sales gas dan minyak bumi.

Crude oil dihargai perduitannya dengan cepat dalam satuan barrel (:volume) sedangkan gas adalah btu/mmscf (:nilai kalornya).

Naah sering terjadi tarik otot antara penjual dan pembeli tentang penghargaan ‘nilai’ yg pas atas suatu volume gas.

Salah satu klausul dalam perjanjian jualan-pembelian gas (custody transfer) adalah dimasukkannya klausul ‘CHEMISTRY’ seperti: factor super compressibility untuk suhu dan tekanan gas. Lalu ada lagi, yang menyebutkan bahwa pemeriksaan sample harus didasarkan pada suatu standard dan instrument tertentu (:umumnya GPA dan analisanya make GC).

Sedangkan nilai kalor kotornya dan specific gravity juga harus dilakukan dengan standar yang tertentu juga. (:lagi2 umumnya memakai standard publikasi GPA).

Apa itu GPA?

Rangkuma Diskusi Mailing List Migas Indonesia ini selengkapnya dapat dilihat dalam file berikut:

Share This