Di dalam Caesar II (untuk case B31.3) untuk perhitungan stress, yang dibandingkan dengan allowable stressnya adalah Code Stressnya, bukan Max Stress Intensitynya (Rankine Theory).
Code Stress sendiri adalah angka stress yang didapat dari persamaan yang mengacu pada Piping Code (B31.3). Untuk kasus Sustain (SL) dan kasus Expansion (SE) rumus yang digunakan adalah berbeda.

Allowable stressnya juga berbeda untuk kasus Sustain dan Expansion,
Kalau kita lihat di ASME B31.3 untuk kasus Expansion, maka persamaan itu didapat dari Maximum Shear Stress atau Tresca Theory, sedangkan Tresca Theory adalah salah satu dari tiga teori kegagalan, yang lainnya adalah Theory Von Misses atau Octahedral theory dan Maximum Stress Intensity atau Rankine Theory.

Agustinus, Donny

Rekans,

Sekedar sharing, mudah-mudahan bermanfaat.

CAESAR II, program untuk menghitung Piping Stress Analysis, biasanya tidak memberikan persentase Code Stress pada Case Operating, artinya tidak menyatakan apakah system masih ‘within allowable atau tidak’.

Yang ada hanyalah kata-kata ‘No Code Stress Check Processed’. CAESAR Output hanya memberikan hasil perhitungan stress tanpa ada pembandingnya.

Kenapa?

ANSI B31.1 mapun B31.3, umumnya menyatakan bahwa Piping Ssytem di evaluasi, dari sudut pandang Piping Stress, adalah dengan menggunakan ‘Failure Modes’

Pembahasan selengkapnya dari Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia bulan Januari 2007 ini dapat dilihat dalam file berikut :