Select Page

Composting merupakan proses biodegradasi bahan-bahan organik yang terdapat dalam sampah/limbah (sampah padat serta lumpur-lumpur buangan). Melalui sebuah aktivitas mikrobiologis selama proses composting, bahan-bahan organik dirombak ke bentuk yang lebih stabil berupa bahan-bahan humus dan bersamaan dengan proses tersebut terbentuk panas sebagai hasil perombakan bahan patogen.

Oleh: Ilham

Pendahuluan

Composting merupakan proses biodegradasi bahan-bahan organic yang terdapat dalam sampah/limbah (sampah padat serta lumpurlumpur buangan). Melalui sebuah aktivitas mikrobiologis selama proses composting, bahan-bahan organik dirombak ke bentuk yang lebih stabil berupa bahan bahan humus dan bersamaan dengan proses tersebut terbentuk panas sebagai hasil perombakan bahan
patogen.

Di tahun 1974 Departemen Pertanian Amerika Serikat di Beltsville, Maryland mengembangkan compos dengan metode apa yang disebut “Static Pile”. Metode ini digunakan sekitar 200 kota-kota besar
di benuar Amerika antara lain Kota Durham, N.H., Bangor, Me., Portland, Me., Greenwich, Ct., Camden, N.J., Philadelphia, Pa., Washingtong, D.C., Columbus, Ohio, dan Windsor, Ontario, Canada.

Issu-issu yang berkaitan dengan kompos antara lain:

1. Issu Kesehatan Masyarakat

Ada tiga issu yang berkaitan dengan penggunaan kompos dari campuran sampah-sampah padat dengan lumpur-lumpur saluran pembuangan yaitu masalah organisme patogen, logam berat, vector
dan kebauan.

2. Proses-proses biologis……

Selengkapnya:

Share This