WPS adalah standard pendokumentasian sebuah rencana untuk melakukan pengelasan. Layaknya sebuah rencana, maka di situ dicantumkan hal-hal/parameter yang essential terhadap mutu pengelasan misalnya : proses pengelasan yang dipakai (SMAW, GMAW, TIG) , material utama, elektorde las, dll. Bagaimana WPS ini diselenggarakan dan secara detail apa saja yang harus dicantumkan, maka diatur lagi dalam sebuah standard. Standar yang paling banyak dirujuk oleh industri adalah ASME Sect. IX dan BS EN ISO 288 part 1 s/d part 7. Sebuah standar tidak layak mencantumkan merek dagang, etika nya adalah menggunakan bahasa standar e.g. A XX, ER XX,

Tanya – Anshori Budiono

Assalamualaikum / Selamat pagi

Barusan saja ada rekan yang tanya ke saya mengenai WPS.

Dia tanya apakah apakah dalam WPS untuk hal berikut harus ada?

1. Electriode mill certificate

2. Brand of the electrode

Mohon info dan bantuannya dari para profesional di bidang welding.

Tanggapan 1 – azizar lawer

Selamat pagi Pak Anshori,

Sedikit menanggapi pertanyaan pak Anshori :

1. Brand name electrode harus ada. Karena kalau kita refer ke AWS D1.1 supplementary essensial variable untuk welding proses FCAW, brand name adalah sesensial variable.
Dan kebanyakan client spec juga menyatakan brand name adalah essensial variable.

2. Electrode mill certificate tidak ada dalam WPS. Tapi dilampirkan di dalam PQR

Tanggapan 2 – qaqcptmeco

Dear Pa. Anshori.

Kalau di dalam WPS tidak dilampirkan Mill Certificate sedangkan di PQR harus di lampirkan Mill certificate Electrode dan dicantumkan brand namenya.
Dimana PQR adalah supporting dari WPS tersebut. Seyogyanya Pa. Anshori harus melengkapi dengan PURCHASE SPECIFICATION WELDING ELECTRODE. Dari sini Pa.
Anshori bisa menselected kawat las atau welding electrode yang sesuai dengan WPS yang Bapak gunakan. Sehingga kalau semisal terjadi perubahan BRAND NAME tinggal mereview Mill Certificate pada kawat las yang Pa. Anshori beli.

Kalau seandainya tidak ada Purchase specification Kawat las tersebut anda harus mencantumkan persyaratan pada supplier anda untuk melengkapi MILL CERTIFICATE kawat las tersebut. Kesimpulannya di dalam WPS anda tidak perlu anda cantumkan BRAND NAME di kuatirkan jika brand name tersebut tidak ada di pasaran maka anda harus merevisi WPS tersebut. Kalau anda mencantumkan brand name pada WPS anda saya sarankan redaksionalnya perlu di tambahi OR EQUIVALENT. Essensi dari kawat las pada WPS adalah No. AWS dan ‘ A ‘ Number pada kolom isian WPS tersebut.

Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia Bulan Februari 2007 ini dapat dilihat dalam file berikut :