Select Page

Soft start itu diartikan sebagai kemampuan motor untuk menggerakkan mechanical equipment (pump, compressor,dll) dengan halus, dgn kata lain inrush current motor tidak menyebabkan voltage dip pada MCC (motor control center) melebihi 15 % (rata2) , pada terminal motor tidalk melebihi 20% (rata2).

Tanya – Syam Asinar

Saya butuh bantuan menjawab pertanyaan yang diajukan anak-anak ke majalah di tempat saya bekerja. Ternyata kita bisa dipusingkan oleh pertanyaan anak-anak,
hehehe…

Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah:

Tentang Pencairan Gas:

– Apa bedanya LPG dan LNG?

– Bagaimana proses pengubahan wujud dari gas ke cair?

– Apakah dipengaruhi suhu? Seberapa rendah suhu yang biasa digunakan untuk mencairkan LPG/LNG

– Apakah dipengaruhi tekanan? Berapa tekanan yang biasa digunakan untuk mencairkan LPG/LNG

– Lalu yang tersedia di rumah-rumah kita, tangki gas untuk kompor, itu LPG atau LNG?

– Dalam kondisi cair atau gas kah tangki kompor gas tersebut?

– Lalu yang terdapat di korek api, samakah dengan yang ada di tangki kompor?

Saya terbantu sekali jika ada rekan yang bias menjelaskan kepada saya. Terima kasih atas perhatian anda.

Tanggapan 1 – khoirul.ardityawarman

saya akan share apa yg saya tahu. Mungkin rekan yg laen juga bisa menambahkan ato mengkoreksi.

1. Apa bedanya LPG dan LNG?

Perbedaannya utamanya adalah pada komposisi penyusunnya. Kalo LNG (Liquefied Natural Gas = gas alam ‘yang dicairkan’) berarti penyusun utamanya adalah gas CH4 (metan) sebagai bagian terbesarnya gas alam.

Kalo LPG (Liquefied Petroleum Gas = gas petrol ‘yang dicairkan’) berarti gas petrol (gas hasil olahan minyak bumi) yang dicairkan. Komponen terbesarnya biasanya propan (C3) dan butan (C4). Dulu, LPG adalah hasil samping dari penyulingan minyak bumi, dan LNG adalah hasil dari ekspolari gas alam. Tapi hari2 ini, biasanya dari pengolahan gas alam juga bisa dihasilkan LPG, asal cadangan propan-butannya cukup banyak. Nah, dari perbedaan komponen inilah nanti akan berbeda penanganan dan cara ‘pencairannya’.

2. Bagaimana proses pengubahan wujud dari gas ke cair?

Ada dua cara, yaitu dengan menekan (memberi tekanan pada gas/uap) atau mendinginkan gas/uap tsb (menurunkan temperatur). Untuk LNG, digunakan cara yg kedua (didinginkan). Karena biasanya transportasi LNG dalam skala besar, penggunaan kontainer bertekanan tinggi akan sangat mahal dan riskan, maka digunakan cara yg kedua. Sedang LPG, digunakan cara yg pertama. Karena itu anda temukan tabung2 LPG cukup tebal dan berat, karena harus mampu menahan tekanan yang cukup supaya LPG tetap dalam berada dalam fasa/bentuk cair.

3. Apakah dipengaruhi suhu? Seberapa rendah suhu yang biasa digunakan untuk mencairkan LPG/LNG………….

Lanjutan dari Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia ini dapat dilihat dalam file berikut :

Share This