Select Page

Poisson’s ratio adalah suatu konstanta elastis yang menggambarkan kompresibilitas suatu material yang arahnya tegak lurus terhadap arah beban (stress) yang dikenakan. Atau juga rasio antara regangan (strain) latitudinal terhadap longitudinal.

Tanya – rian wijaya

saya mau bertanya kpd bapak tentang :

1. Korelasi drillabilitas dengan poisson ratio? apa ada formulasinya?

2. bagaimana casing design untuk High Pressure High Temperature (HPHT)?

3.bagaimana korelasi possion ratio dengan porositas?

>p>terima kasih atas pencerahannya

Tanggapan 1 – Doddy Samperuru

Pak Rian,

saya jawab ke milis saja yah…

1. Poisson’s ratio: suatu konstanta elastis yg menggambarkan kompresibilitas suatu material yg arahnya tegak lurus terhadap arah beban (stress) yg dikenakan. Atau juga rasio antara regangan (strain) latitudinal terhadap longitudinal.

Di ilmu Geofisika, formula Poisson’s ratio: T (‘Tau’) = 1/2 (Vp^2-2Vs^2)/(Vp^2-Vs^2)

Vp : kecepatan P-wave (gelombang suara dimana oksilasi partikel searah propagasi gelombang)

Vs: kecepatan S-wave (oksilasi partikelnya tegak lurus thd arah propagasi gelombang)

Di oilfield, besarnya T dijadikan referensi material formasinya, misalnya T mendekati nol adalah karakter reservoir gas, utk bebatuan karbonat T ~ 0.3, utk sandstones T ~ 0.2, utk shale diatas 0.3.

Pada saat drilling, tentu semua pihak mau/harus tahu jenis material apa yg harus dibor.

2. Sumur HPHT (BST > 300oF, pore pressure min 0.8psi/ft) akan mempengaruhi jenis casing (weight & gradenya) yg akan dipilih, sistem BOPnya pada saat drilling, sistem fluida semen & drilling fluidnya dsb. Hampir semua drilling engineer di dunia sudah menggunakan program komputer pada saat mendesain suatu sumur. Dari situ akan diketahui weight & grade casing apa yg cocok & berapa kedalamannya.

3. Di ilmu Geologi, porositas didefinisikan secara umum sbg persentase ruang kosong (void space) di dalam bebatuan yg dapat terisi fluida. Dari keterangan no 1 di atas tidak ada kaitan secara langsung antara Poisson’s ratio dgn porositas.

Banyak guru G&G di milis ini. Silahkan ditambahkan atau dikoreksi.

Paulus Tangke Allo

sedikit menambahkan.

1. Poisson ratio

Gelombang P dapat merambat pada berbagai media sedangkan gelombang S hanya dapat merambat pada media solid (dalam hal ini matrix batuan).

Implikasinya adalah harga Vp akan sangat dipengaruhi oleh besarnya porositas, fluida yg mengisi porositas dan tekanan. sedangkan harga Vs hanya akan dipengaruhi oleh jenis matrix-nya dan tekanan.

Atas dasar hal ini maka ratio antara Vp&Vs (yg merupakan esensi dari poisson ratio) kadang digunakan utk membedakan litologi dan jenis batuan yg dikandungnya.

Angka yg diberikan seringkali dijadikan sbg panduan namun tidak kaku. dalam artian, kalau ternyata ada batuan karbonat yg poisson rationya 0.2, kita tidak bisa serta merta mengatakan bahwa itu batuan pasir dan bukan karbonat.

3. Sepertinya sudah terjawab di nomor 1 diatas dimana efeknya tidak scr langsung. jadi porositas akan memberikan efek langsung thd Vp kemudian Vp akan memberikan efek langsung thd poisson ratio. Jadi porositas scr tidak langsung akan mempengaruhi poisson ratio juga.

semoga berguna.

Share This