Select Page

Grounding dibagi menjadi beberapa tipe, yaitu Signal Ground, Power Ground dan Body Ground.
Ketiga tipe ground tersebut harus isolated (tidak saling dihubungkan satu dengan yang lain), karena masing-masing mempunyai earth point sendiri. Menghubungkan satu atau lebih tipe ground diatas bisa menyebabkan ground loop karena akan terjadi multiple earthing. Sebagai standard (semua standard), panel / enclosure harus mempunyai 3 jenis ground bar, dimana Body Ground attached padapanel / enclosure body, sedangkan dua ground bar lainnya harus isolated.

Dirangkum oleh : Moderator Bidang Instrumentasi

Nugroho Wibisono

Tanya – Setyohadi

Adakah standard yg mengatur masalah grounding route, (ISA, API, atau yg lain) ? untuk grounding route PE, IE, dan ISE, berapa resistansi yg harus dicapai? haruskah dibawah 1 ohm atau boleh dibawah 5 ohm. Berapa resistansi antar route yg diperbolehkan atau boleh digabung ? Kalau ada yg punya pengalaman/referensi tentang masalah ini mohon bisa disharingkan. Thanks

Tanggapan 1 – Sholehudin Izzah

Bisa diperjelas… ini Grounding untuk HV equipment (substations) atau IT ?

Tanggapan 2 – Setyohadi

Yang saya maksud untuk Instrument Grouding. Untuk local panel (field) dan control panel (Control Room) biasanya di connect ke PE route, Untuk field instrument (disisi field) biasanya di floating dan di Marshalling/CCR di connect ke IE atau ISE route.
Yang saya belum jelas, apakah ketiga route tersebut harus digabung / dipisah dan berapa resistansinya ? Dan mungkin bisa dijelaskan juga filosofi dari grounding.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Indonesia dapat dilihat dalam file berikut :

Share This