Tujuan utama dilakukannya sertifikasi alat angkat / peralatan angkat adalah untuk memastikan bahwa alat/peralatan angkat tersebut masih layak digunakan sesuai dengan kekuatannya. Pada waktu sertifikasi, dilakukan pengecekan terhadap perhitungan maksimum kekuatan yang bisa diangkat dan ditentukan batasan maksimum yang boleh diangkat. Setelah itu akan dilakukan pengujian sesuai perhitungan tersebut untuk memastikan bahwa alat/peralatan angkat tersebut sudah sesuai dengan perhitungan. Adakalanya dalam pengujian, terjadi ketidak sesuaian kekuatannya dengan perhitungannya.

Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan Maret 2007

Tanya – Julius Silalahi

Bapak-Bapak di Milis yang terhormat,

Mohon pencerahannya. Untuk Struktur TRIPOD (alat bantu fit up/welding pipa di field) apakah hukumnya wajib untuk Sertifikasi atau tidak. Kalau wajib bisa diinfo dasar hukumnya ya..
Menjadi pemikiran saya, apakah tidak bisa hanya melalui pembuktian engineering saja sebelum dipakai dimana approval dari Rigging Engineer dan tidak perlu approval third party.

Saya mengkategorikan TRIPOD yang jika tingginya tidak melebihi manusia sebagai TOOL yang dilengkapi chain block secara temporary – dilepas setelah dipakai, bukan equipment (CMIIW). Alat angkat seperti crane (pakai boom/overhead/hoist/jig) dikategorikan equipment karna dilengkapi sistim permesinan/gearing secara permanen sehingga ini yang harus via sertifikasi.

Terima kasih atas bantuannya.

Cipta Suryana

Pak Julius,

Tujuan utama dilakukannya sertifikasi alat angkat / peralatan angkat(mohon dikoreksi) adalah untuk memastikan bahwa alat/peralatan angkat tersebut masih layak digunakan sesuai dengan kekuatannya. Pada waktu sertifikasi, dilakukan pengecekan terhadap perhitungan maksimum kekuatan yang bisa diangkat dan ditentukan batasan maksimum yang boleh diangkat. Setelah itu akan dilakukan pengujian sesuai perhitungan tersebut untuk memastikan bahwa alat/peralatan angkat tersebut sudah sesuai dengan perhitungan. Adakalanya dalam pengujian, terjadi ketidak sesuaian kekuatannya dengan perhitungannya.

Jadi menurut saya dari pandangan safety maka sertifikasi harus dilakukan.

Untuk TRIPOD, biasanya ada bagian tempat untuk menggantung chain blok. Bagian tersebut biasanya disebut ‘Pad Eye’ . Sementara pad eye tersebut disatukan kebagian lainnya dari TRIPOD tersebut. Pad eye inilah yang termasuk kedalam katagori ‘fixed lifting equipment atau Lifting device'(mohon dikoreksi) yang tentu saja harus disertifikasi.

Selain TRIPOD ada jenis lain yang mempunyai fungsi yang sama yaitu Hanger. Hanger ini biasanya ada yang mempunyai pad eye juga ada yang tidak ada pad eyenya. Untuk type Hanger yang tidak ada pad eyenya, saya biasanya ‘meminta’ Structural Engineer untuk menghitung maksimum kekuatan sehingga kita bisa memperkirakan batasan kekuatan maksimumnya apabila akan digunakan.

Dasar Hukum – SK Permen No. 85/MEN/1985 -(lihat lampiran)

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL MINYAK DAN GAS BUMI Nomor 84.K/38/DJM/1998