Select Page

Dengan metode Final Set melalui Calendering, dapat langsung mendapatkan data Bearing Capacity hasil pemancangan dilapangan pada saat itu juga untuk kemudian dibandingkan dengan Target Bearing Capacity yang ada di RKS atau yang ditetapkan Konsultan.

Tanya – uci sanusi

Dear rekan2 milis,

Kepada para structural dan geotechnical engineers yang bergabung pada milis ini. Saya hendak mengajukan beberapa pertanyaan sehubungan dengan pemancangan pile di lapangan. Trend di Indonesia, pemancangan tiang sampai final set atau penetrasi sebesar 1 inch tiap 10 blow (2.5cm per 10 blow) melalui calendering, kalau sudah tercapai hal ini maka pemancangan dihentikan dan dianggap acceptable.

Pengalaman saya bekerja selama 7 tahun lebih di konsultan Australia, dan sering mengangani proyek2 punya orang Australia di Indonesia maupun punya orang Hongkong di Indonesia, pendekatan Kami sedikit berbeda, pada RKS maupun gambar Kami mencantumkan target bearing capacity yang diambil dari perhitungan geotek maupun struktur, dan di lapangan Kami melakukan calendering dengan metoda Hiley maupun metoda yang lain seperti Danish dll, dari hasil tersebut Kami bandingkan dengan target bearing capacity yang ada di RKS maupun yang ada di gambar. Kalau sudah tercapai maka pemancangan dihentikan.

Pertanyaan saya:
Dengan metoda final set, bagaimana justifikasi pemancangan di lapangan dibandingkan dengan hasil perhitungan? karena pada final set, pokoknya sudah final set beres, dan mereka tidak mengecek lebih lanjut apakah nilai daya dukung tiang yang mereka pancang sudah memenuhi kriteria perhitungan?

Terima kasih

Share This