Global Procurement/Sourcing, mempunyai kendala/dialamatkan untuk Cost, Laws, Currency, Lead Time, Transportation, Payment Methods, Culture & Language.

pudjo sunarno

Dear All,

Sudah lama kita tidak membuka forum terbuka untuk mendiskusikan bidang Pengadaan.
GLOBAL PROCUREMENT yang banyak dilakukan oleh Multi National Company yang beroperasi di Indonesia secara makro MENGUNTUNGKAN atau MERUGIKAN bangsa kita.
Semoga ini bisa menjadi bahan diskusi bagi semuanya yang menarik.
Terima kasih dan salam,

donny rico m

dear all,

ini juga yang saya ajukan untuk didiskusikan ketika ada acara seminar project management kemarin. acaranya bisa berupa seminar seperti itu dengan pembicara-pembicara yang kenyang dengan pengalaman dan mau berbagi ilmu, 🙂

kalau bisa ditambahkan, bisa juga diagendakan untuk pembahasan mengenai peraturan-peraturan dari pemerintah. meski hal itu cuma berupa sharing.
terima kasih.

x.sulistiyono

Tiap tahunnya kita menganggarkan milyaran USD untuk kegiatan migas. Catatan saya kira2 12 tahun yang lalu dengan jumlah KPS sekitar 70 an setiap tahunnya total budgetnya sekitar 5 – 6 milyar USD. Sekarang dengan kurang lebih 157 KKKS dan banyaknya program pengembangan lapangan baru hasil dari oil and gas discoveries tentunya nilainya lebih besar. Cepu saja menurut koran menganggarkan 2.6 milyar USD untuk pengembangannya.

Pertanyaannya adalah :

1. Berapa besar porsi kue anggaran migas tersebut dapat diserap oleh Indonesia dengan para kontraktor lokalnya termasuk perolehan keagenan perusahaan nasional untuk perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia. Apa kita dapat bon2 saja atau sebagian kue yang lezat itu atau Cuma rontokannya.

2. Seberapa jauh pengaruh global procurement terhadap perminyakan Indonesia, khususnya perusahaan multi nasional.

Diskusi selengkapnya dari Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia Bulan Maret 2007 dapat dilihat dalam file berikut :