Select Page

Intrinsically Safety (IS) membatasi energi (listrik) yang memasuki hazardous area melalui IS Barrier, sehingga apabila terjadi hubungan singkat, energi karena timbulnya panas, spikes dan arcing tidak cukup untuk bisa menyebabkan api (dalam lingkungan combustible  ada bahan bakar dan oksigen).
Pada umumnya IS Instrument akan sama saja dengan non-IS instrument, jadi kita tidak bisa mengatakan lebih atau kurang bermasalah. Yang membedakan adalah sertifikasinya, dan pada instalasi harus dilengkapi dengan IS Barrier di lokasi non-hazardous.

Tanya – Warih Kundono

Saya ingin menanyakan pengalaman bapak/ibu yang pernah menggunakan (end user) instrumen bertipe ‘intrinsically safe’.

1. Keuntungan apa yang telah diperoleh (misalnya sedikit maintenance) dan kelemahannya (misalnya trouble apa yg pernah ditemui di field instrumennya sendiri ataupun di safety barriernya) selama menggunakan instrumen tersebut. Kalau juga boleh tahu, brand apa yang bapak/ibu pakai.

2. Jika dibandingkan dengan instrumen bertipe ‘non intrinsically safe’, apa instrumen ‘intrinsically safe’ lebih bermasalah ?

Tanggapan 1 – Waskita Indrasutanta

Seperti yang kita ketahui, Intrinsically Safety (IS) membatasi energi (listrik) yang memasuki hazardous area melalui IS Barrier, sehingga apabila terjadi hubungan singkat, energi karena timbulnya panas, spikes dan arcing tidak cukup untuk bisa menyebabkan api (dalam lingkungan combustible  ada bahan bakar dan oksigen).

Pada umumnya IS Instrument akan sama saja dengan non-IS instrument, jadi kita tidak bisa mengatakan lebih atau kurang bermasalah. Yang membedakan adalah sertifikasinya, dan pada instalasi harus dilengkapi dengan IS Barrier di lokasi non-hazardous.

Keuntungan menggunakan IS system :

1. Instalasi lapangan (conduit, junction box, cable gland, dsb.) tidak perlu Explosion-Proof –> lebih ekonomis. Walaupun demikian meskipun untuk non-IS instrument umumnya tetap menggunakan enclosure Ex-Proof yang sama (hanya karena factor ekonomis, membuat standard enclosure standard yang Ex-Proof dengan jumlah banyak lebih murah daripada membeda-bedakan enclosurenya).

2. Enclosure bisa dibuka dalam keadaan live circuit (powered) –> mempermudah maintenance, bisa melakukan maintenance dalam keadaan live circuit. Instrument tidak perlu dilepas dan dibawa ke workshop untuk maintenance.

3. Instalasi Ex-proof umumnya lebih susah untuk melakukan maintenance, seperti harus membuka baut yang demikian banyak pada Ex-proof enclosure, dan sangat berat.

Kerugian menggunakan IS System ………….:

Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Selengkapnya dapat dilihat dalam file berikut :

Share This