Select Page

Sri Lanka sedang mempersiapkan akan memperluarkan serangkaian lisensi dan berharap akan memiliki dokumen penawaran yang ada pada Bulan Agustus sebagai kicks off a road show di Houston, kata Neil DeSilva, Direktur Umum, Petroleum Resources Development Secretariat.

Penulis : Angel White

Sri Lanka sedang mempersiapkan akan memperluarkan serangkaian lisensi dan berharap akan memiliki dokumen penawaran yang ada pada Bulan Agustus sebagai kicks off a road show di Houston, kata Neil DeSilva, Direktur Umum, Petroleum Resources Development Secretariat.

Dalam pembicaraan pada 1 Mei di Konferensi Tekhnologi Offshore di Houston, DeSilva, satu dari beberapa pejabat Srilanka yang hadir, mengatakan di serangkaian penawaran yang akan datang, Sri Lanka akan menawarkan tiga paket di basin Mannar. Basin telah dibagi kedalam delapan blok. India dan perusahaan-perusahaan minyak China telah dijanjikan masing-masing satu blok.

DeSilva mengatakan potensi minyak dan gas Srilanka didukung dengan pembagian geologi bersama negara-negara yang memiliki produksi miyak dan gas komersial.

Mannar basin memiliki ketebalan sedimentary rock dengan struktur besar dibandingkan secara geologi dengan Brazil, katanya. Mannar basin juga berupa daerah gas dangkal. Sumber bebatuan dari masa Cretaceous dan Jurassic.

Menteri Perminyakan A.H.M. Fowzie mengatakan Sri Lanka mengajak kerjasama dari Amerika sebagai permulaan untuk mengembangkan industri minyak dan gasnya. Dia mengatakan negara memerlukan sumber secara tekhnik untuk mengeksploitasi minyak dan gasnya.

Selama tahun 2001 dan 2005, lebih 6,000 km dari 2D seismic data sudah didapatkan. Data ini, bersama-sama dengan laporan interprestasi dan data sumur, akan tercakup dalam paket penawaran yang akan tersedia pada pertengahan tahun, kata De Silva.

Dia menjelaskan bahwa usaha eksplorasi pertama di Sri Lanka tidak sesukses seperti mereka di shallowest bagian dari basin.

Sumber: www.ogj.com

Share This