Select Page

Untuk Kebutuhan udara tekan sebaiknya kita juga harus mempertimbangkan kebutuhan load ‘Instrument Air Demand’sesuai dengan kondisi Plant yang akan kita design.
Selain itu menghitung ulang berapa jumlah secara keseluruhan equipment seperti peneumatic valve atau controller yang benar2 membutuhkan supply angin di lapangan, tujuannya supaya mendapatkan jumlah yang akurat untuk kebutuhan Supply Instrument Air.

Tanya – ‘Haris Fabian’

Dear rekan2,

Saya mau tanya, gimana sih caranya menghitung kebutuhan udara tekan suatu pabrik? Jika udara tekan digunakan untuk menggerakkan pneumatic valve, berapa kebutuhan udara tekan untuk tiap2 valve (denagn ukuran tertentu)? Adakah nilai baku atau rule of thumb untuk itu? Atau adakah standar/literaturnya??
Mohon bantuannya yahh 🙂
Terima kasih,

Tanggapan 1 – Bambang Sugiharta

Mas Haris,

Sampeyan harus menghitung satu persatu, biasanya di katalog atau maintenance/operation manual dari valve/instrumentnya menyebutkan air consumption nya berapa.
Terus diberikan spare sebesar 20%-30% dari kebutuhan nyata. Itu dulu pengalamanku, mungkin yang lain bisa menambahkan.

Tanggapan 2 – ‘Haris Fabian’

Pak Bambang,

Iya pak, saya juga bakal menghitung satu per satu. Perhitungan kebutuhan udara tekan ini masi tahap perancangan, jadi saya belum punya data kebutuhan untuk tiap2 pneumatic valvenya pak? Apakah data itu saya bisa pinta ke vendor yah?? Ato ada yang punya rulenya?
Mohon pertulungannya..
Terima kasih,

Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia pembahasan Bulan Maret 2007 ini dapat dilihat dalam file berikut :