Drier adalah pre-treatment plant untuk CO2 removal jadi letaknya ada di upstream. Gunanya untuk knock-out liquid H2O dan liquid HC (condensate dan fraksi berat lainnya). Ada berbagai jenis drier : silica gel/molecular sieve, charcoal, dll.

Tanya – Hijrah Tawakkal

Ass.

Teman2 milis, saya mohon bantuannya yach.

Saya ingin bertanya mengenai proses pengeringan H2O pada pembuatan LNG.

1. saya pernah membaca makalah bahwa drier berfungsi menghilangkan kandungan H20 dan HC condensate. padahal pada proses CO2 removal, HC condensate tidak boleh ada karena dapat menyebabkan terbentuknya foam pada menara CO2 absorber. saya mohon penjelasan dari bapak tentang yang saya ceritakan diatas..

2. untuk menghilangkan kadar H2O, drier menggunakan molekular sieve. apa yang dimaksud dengan molekular sieve, jenis molekulas sieve yang bagaimana untuk menghilangkan kadar H2O.

3. mengapa pada proses pengeringan di drier. tekanan gas dijaga sekecil mungkim??
sebelumnya saya mengucapkan terima kasih

Tanggapan 1 – Riky Bernardo

Mengenai hal ini :

Sebenarnya bottom line dari hal yang diuraikan dibawah adalah masalah proses pemisahan.
Nah untuk pemisahan air atau H2O digunakan istilah ‘pengeringan’. Detail tentang proses ‘pengeringan’ ini dapat dibaca di buku-buku proses.

1. Hydrocarbon condensate adalah hydrocarbon C6+ atau heksana dan hydrocarbon yang lebih berat dari heksana. Selain menyebabkan foaming (dengan amine atau glycol), tentunya kehadiran C6+ akan ‘merusak’ spec dari LNG dimana notabene nyaris 100% metana. Jadi ini harus disingkirkan. Oleh sebab itu plant selalu dilengkapi dengan vessel-vessel stabilizer/knock-out yang berfungsi untuk menangkap hydrocarbon yang terbentuk akibat terjadinya penurunan pressure dan atau temperature dari feed gas.
Tentang air, dikeringkan dengan berbagai cara, salah satunya menggunakan molecular sieve.

2. Molecular sieve adalah unit material yang memiliki pori-pori kecil/halus dimana ukurannya sudah sangat terstandarisasi dan seragam. Pori-pori tersebut dapat dengan selektif ‘melanjutkan’ atau ‘menangkap’ molekul-molekul yang lewat berdasarkan besar-kecilnya ukuran molekul.
Atas cara kerjanya tersebut material ini sering disebut sebagai desiccant.
Kemampuan molecular sieve ini dalam menangkap molekul H2O cukup tinggi, yaitu sampai 20-25% dari berat molekular sieve itu sendiri.
Seperti glycol, dan amine, molecular sieve ini juga bisa diregenerasi dengan metoda pemanasan dan purging.
Jenis molecular sieve yang banyak digunakan untuk menangkap H2O adalah silica gel.
Jenis-jenis lain yang banyak digunakan di industri adalah Zeolite, dan lime.

Tanggapan 2 – asuyanto

Bapak,

1. Drier adalah pre-treatment plant untuk CO2 removal jadi letaknya ada di upstream. Gunanya untuk knock-out liquid H2O dan liquid HC (condensate dan fraksi berat lainnya). Jadi ini mengkorfirmasi pernyataan bapak bahwa HC condensate engga boleh ada. Ada berbagai jenis drier : silica gel/molecular sieve, charcoal, dll. Jadi kalau drier-nya bekerja, udah engga ada lagi condensate yang masuk menara absorber.

2. Molecular sieve adalah kristal yang bisa menyerap liquid, cara kerjanya persis seperti silica gel yang ada di kemasan dari toko.

3. Tekanan sekecil mungkin atau suhu serendah mungkin, ini mengacu pada proses separasi gas-liquid biasa.