Pada proses pemurnian gas dalam proses pembuatan LNG, kandungan CO2 harus dihilangkan karena CO2 sangat korosif terhadap logam. CO2 juga akan menurunkan Nilai Bakar (Heating Value).

Tanya – Hijrah Tawakkal

Ass.

Rekan-rekan milis saya ingin minta tolong rekan2 untuk membantu saya menjawab pertanyaan di bawah ini..

,i>1. Knapa pada proses pemurnian gas dalam proses pembuatan LNG, kandungan CO2 harus dihilangkan.

2. pada proses CO2 removal, untuk menghilangkan kadar CO2 digunakan amina, apa alasannya.?

3. bagaimana sih prinsip menghilangkan kadar CO2 pada CO2 removal.

mohon bantuannya.

Tanggapan 1 – Riky Bernardo

1. CO2 harus dihilangkan, karena CO2 sangat korosif terhadap logam. CO2 juga akan menurunkan Nilai Bakar (Heating Value).

2. Amina digunakan karena sifatnya yang tidak terlalu volatile dan juga memiliki balance alkalinity yang tinggi.

3. Reaksi antara CO2 dan amina sebenarnya adalah reaksi asam dan basa, yang menghasilkan garam. CO2 dalam air akan bersifat sebagai asam lemah dan amina merupakan basa lemah. Reaksi ini terjadi di absorber.
Garam yang terbentuk apabila diberi energi berupa panas, dapat diuraikan kembali menjadi asam (CO2) dan basa (amina) kembali. Reaksi balik tersebut terjadi di regenerator/stripper.

Tanggapan 2 – Hijrah Tawakkal

Ada lagi pak yang ingin saya tanyakan:
saya pernah membaca bahwa untuk proses pencampuran antara gas dengan amina di CO2 removal adalah amina di spray dari atas sedangkan gas masuk dari bawah, karena gas memiliki densitas yang kecil sehingga akan naik ke atas, sehingga amina dengan gas akan bertemu di tengah2.
apakah proses tersebut benar. jika benar bagaimana proses pemisahan CO2 dari gas bisa terjadi??

Tanggapan selengkapnya dari Rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia lainnya dalam pembahasan bulan April 2007 dapat dilihat dalam file berikut :