Pada dasarnya sistem SCADA di industri (seperti PLN dll) dan di oil and gas sebenarnya sama. Hal itu terbagi menjadi 3 bagian besar yaitu device (yang dikontrol ataupun yang memberi indikasi+RTU), kemudian media komunikasi (data2 dari remote area bisa ditransmit melalui media komunikasi ke control centre seperti JTT, radio dan fiber optic, biasanya Jaringan Tegangan Tinggi pada PLN) kemudian sebuah alat penerima yang bisa membaca data2 yang dikirim dari remote area seperti LMU pada JTT yang diteruskan keradio bila menggunakan JTT dan setelah itu diteruskan ke RTU yang ada dicontrol centre dan dilanjutkan kedisplay PC…Kalau persoalan data-data apa yang akan ditransmit itu tergantung kebutuhan pada saat mendesain, misalnya pada PLN biasanya Circuit breaker, disconnecting switch, line isolator dan alarm2 yang lain seperti DC faulty, ground fault dll, begitu pula kalau di oil and gas biasanya pressure, flow, temperature dll.

Tanya – frenky norman

Dear rekans yang terhormat,

Saya masih awam tentang SCADA system yang digunakan di Oil & Gas.Apakah ada diantara diantara rekan2 yang dapat memberikan penjelasan tentang sistem ini dan cara kerjanya? Kemudian bagaimana keterkaitannya dengan Nodal Analysis dan Production Networking?
Kira2 dimana saya bisa mendapatkan referensi tentang sistem ini?

Sekiranya ada rekans yang bisa membantu saya ucapkan terima kasih.

Tanggapan 1 – Ariyo Bowo

Pak Frenky

Sedikit komentar dari saya ;

Setau saya pengertian Scada itu hanya istilah saja, misalkan kita ingin dapat mengetahui kerusakan listrik di suatau daerah secara jarak jarak jauh, dengan menggunakan sofware C++ misalkan dan aoutput tersebut kita teruskan ke suabuah hardware controller untuk di teruskan ke jaringan listrik, sehingga kita dapat mengetahui di titik mana yng terdapat gangguan sehingga kita dapat seminimal mungkin mengantisipasi gangguan tersebut.

sepengetahuan saya itu sudah dapat dikatan suatu sistem SCADA, mudah -mudahan dapat menjadi gambaran.

Dengan sedikit pengetahuan yg saya miliki, mudah – mudahan dapat menjadi sedikit gambaran, dan saya juga minta maaf jika pengertian saya mengenai SCADA ternyata salah, mohon pencerahan dari rekan – rekan senior, terimakasih.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia :