Select Page

Keputusan untuk melakukan DST atau tidak biasanya ditentukan oleh team yang terdiri dari unsur2 sub-surface, engineering dan drilling. Kecenderungan dari KPS ARCO (sekarang sudah almarhum) di tempat saya bekerja dulu, DST dilakukan di sumur eksplorasi pertama (seandainya data2 logging dan oil show menunjukkan adanya potensi hydrocarbon di sumur tsb) untuk mendapatkan data sebanyak banyaknya, baik berupa parameter2 reservoir (pressure, temperature, API Gravity, BS&W, GOR, dsb), data2 coring (side wall core maupun conventional coring), informasi tentang struktur jebakan2 hydrocarbon versus yang terbaca sebelumnya di peta seismic, dsb. Sumur2 appraisal atau sumur delineation yang dibor kemudian di sekitarnya biasanya digunakan untuk memastikan besarnya cadangan yang ada di sruktur tsb. yang pada akhirnya bisa digunakan untuk menghitung keekonomiannya.

Tanya – Rovicky Dwi Putrohari

Dalam pengeboran eksplorasi sering ada program DST (Drill Stem Test) atau UKL (Uji Kandung Lapisan) yg direncanakan untuk sumur eksplorasi (+appraisal), namun ada pula yang memprogramkan untuk yang sumur yg kedua (appraisal) dengan syarat sumur eksplorasi pertama sukses dahulu.

Mana yang biasa anda lakukan ? DST pada sumur kedua (appraisal) setelah yakin di struktur (trap) itu ada isinya, atau sumur pertama (eksplorasi) sehingga memperoleh data secepat mungkin karena times value of money ?

Adakah matematical background (numeric) analysisnya ? atau sekedar kebiasaan perusahaan (corporate behaviors) ?

Tanggapan 1 – renas witjaksana

Key word dilakukannya DST adalah commerciality. Dengan kata lain economic akan men-drive aktifitas ini.

Ada dua factor apabila suatu lapangan untuk mengarah pada commercial stage:

Production forecast

Sertifikasi volume hydro-carbon

Di dalam perhitungan ekonomi dua hal penting yang perlu di supply adalah besarnya recoverable reserve dan production rate (main parameters pada production forecast). Setelah evaluasi inplace volume didapat dari pemboran sumur (wild cat, appraisal or development). Maka hal yan perlu dilakukan adalah rate or productivity assessment. Untuk itu DST diperlukan.

Banyak hal bisa diperoleh dari DST. Hal ini bergantung dari objective pekerjaannya. Walapun demikian pekerjaan ini sangat mahal. Bahkan untuk di Gulf of Mexico USA, DST secara normal tidak bisa dilakukan,

Dengan DST kita dapat meng-assess productivity sumur, boundary/sand continuity, fluid sample, reservoir properties, completion efficiency, size of reservoir, possible of drive mechanism, etc.

Jadi, DST umumnya cenderung/banyak dilakukan pada appraisal well (setelah dilakukan inplace volume assessment). Dalam kontak komersialitas DST is a must (factor yang mempengaruhi proven reserve dalam setifikasi cadangan). Math akan memainkan peranan penting dalam test design dan analysis.

Semoga keterangan yang singkat ini bisa membantu.

Tanggapan 2 – Harry RW

Setelah bekerja untuk perusahaan raksasa dan sekarang perushaan kecil, ternyata apa yang dilakukan oleh giant oil company dan dwarf oil company sungguh bagai bumi dan langit……..perusahaan raksasa, cenderung untuk melakukan test pada sumur pertama, sedang perusahaan pas2an akan menunggu untuk melakukannya pada sumur kedua, jadi sumur pertama di set ke discovery well, sumur kedua adalah sumur pembuktian besar cadangan…….. termasuk coring, testing, segala jenis logging tool yang sophisticated. Jelas terlihat kalau perusahaan pas2an akan pikir2 dulu untuk spending kalau belum jelas apakah uang itu akan kembali atau tidak..

Tanggapan 3 – Harry Eddyarso

Keputusan untuk melakukan DST atau tidak biasanya ditentukan oleh team yang terdiri dari unsur2 sub-surface, engineering dan drilling. Kecenderungan dari KPS ARCO (sekarang sudah almarhum) di tempat saya bekerja dulu, DST dilakukan di sumur eksplorasi pertama (seandainya data2 logging dan oil show menunjukkan adanya potensi hydrocarbon di sumur tsb) untuk mendapatkan data sebanyak banyaknya, baik berupa parameter2 reservoir (pressure, temperature, API Gravity, BS&W, GOR, dsb), data2 coring (side wall core maupun conventional coring), informasi tentang struktur jebakan2 hydrocarbon versus yang terbaca sebelumnya di peta seismic, dsb. Sumur2 appraisal atau sumur delineation yang dibor kemudian di sekitarnya biasanya digunakan untuk memastikan besarnya cadangan yang ada di sruktur tsb. yang pada akhirnya bisa digunakan untuk menghitung keekonomiannya.

Share This