Untuk mengecek Residual Stress pada metal (Weld Metal) setelah proses Heat Treatment (Stress Relief) untuk metode NDT adalah dengan mengukur Kekerasannya. Kalau merujuk ke ASME 31.3 misalnya, merujuk ke Klausal 331.1.7 maka Standard Praktis nya ádalah dengan mengukur kekerasan permukaan di weld area dan di daerah HAZ (Heat Effected Zone).

Tanya – FREDY AGUNG PRABOWO

Dear all,

Mohonbantuannya untuk informasi cek residual stress pada metal after proses heat treatment. Dimana kira2 saya bisa melakukan pengecekan material tersebut dan berapa biaya yang harus dikeluarkan.
Terimakasih atas bantuan dan perhatianya.

Tanggapan 1 – Sadikin, Indera

Menarik sekali pertanyaannya Pak Fredy. Dulu saya juga pernah menanyakan pertanyaan yang hampir sama di forum ini. Dan tidak ada respon sama sekali 🙁 Lain cerita kalau topiknya berbau politis, gosipin expat atau bela negara.

Salah satu metode pengukuran residual stress adalah pemotongan atau pengikisan material layer-by-layer dan diukur defleksinya. Metode ini sifatnya destruktif, jadi saya kira tidak banyak yang tertarik. Untuk metode lainnya saya belum ketemu dan masih mencari.

BTW bukankah heat treatment otomatis menghilangkan residual stress juga Pak? Mohon sharing dari anggota milis yang punya pengalaman di residual stress.
Thanks.

Tanggapan 2 – Arief Yudhanto

Tambahan:

Residual stress bisa dievaluasi dg metode ‘non-destructive’ seperti:

(1) Ultrasonic technique. Dg teknik ini hubungan antara tegangan sisa dgn variasi kecepatan gelombang ultrasonik bisa diketahui.

(2) Magnetic methods. Metode ini didasarkan pada interaksi antara magnetisasi dan regangan elastik, khususnya pada bahan feromagnetik.

(3) X-ray and Neutron diffraction technique. Metode ini memanfaatkan ‘lattice spacing’ sbg strain gage. Metode ini paling efektif dan cepat karena bisa mengukur dua jenis tegangan sisa: tegangan makro (dibagi dua lagi, yaitu tegangan pada beberapa jenis butiran dan tegangan pada satu jeni butiran) dan mikro (jarak antaratom dalam suatu butiran).

Tanggapan 3 – Indera Sadikin

Thanks Pak Arief,

Kalau boleh tahu apakah ketiga metode tersebut bisa memetakan residual stress secara tiga dimensi atau hanya di permukaan saja? Kalau di permukaan saja berapa kedalaman penetrasi evaluasinya? Mana yang paling ekonomis? Thanks.

Tanggapan 4 – Henry Ako

Saya sendiri belum pernah memakai ultrasonic technicque untuk memetakan residual stress. Untuk perusahaan yang dalam pengembangan produk2nya memerlukan peta residual stress yang cukup akurat selama experiment full scale biasanya saat ini mereka memakai OPTICAL Technicque e.g. dari GOM. Perusahaan2 lain juga banyak. Teknik yang dipakai kembali kepada seberapa ekonomis hasil yang ingin diperoleh terhadap keseluruhan biaya operasi/pengembangan. Optical technique ini bisa memetakan stress 3 dimensi hingga pada kedalaman tertentu.

Tanggapan 5 – Gustian Jaya

Pak Fredy and Pak Indera

Untuk mengecek Residual Stress pada metal (Weld Metal) setelah proses Heat Treatment (Stress Relief) untuk metode NDT adalah dengan mengukur Kekerasannya.
Kalau anda merujuk ke ASME 31.3 misalnya, merujuk ke Klausal 331.1.7 maka Standard Praktis nya ádalah dengan mengukur kekerasan permukaan di weld area dan di daerah HAZ (Heat Effected Zone). Dan acceptance criterianya anda dapat merujuk ke Table 331.1.1. Hal ini tergantung mother material yang di las. Umumnya kekerasan valuenya dibatasi sampai maksimum nilai tertentu.
Kalo anda merujuk ke ASME IX, juga seperti ini. Begitu juga bila merujuk ke AWS. Semuanya merujuk ke pengujian kekerasan permukaan, dan dilakukan spt diatas. Kalo ada temen2 lain yang mau mengkoreksi dan menambahkan, silahkan. Mudah2an membantu.

Tanggapan 6 – Amal Ashardian

Dear Pak Fredy

Masalah anda bisa dianalisa dengan Finite Element Analysis.
Sebenarnya hal ini juga bagian dari design.

Kalau boleh tahu bendanya, materialnya dan proses heat treatment nya, bisa di modelkan di ANSYS, dengan transient (time history) analysis.

Tanggapan 7 – Wiryawan Al Amin

Coba pak Fredy bisa kontak B4T, Telp (022)250 4088, 251 0682, 250 4828 (balai Besar Bahan dan Barang Teknik) atau MIDC (Metal Industries Development Centre). di Bandung.
jika di MIDC bisa contact dengan Bp.Ayi Yuda Bakti (tapi saya g tahu no hp.nya)
Catatan: B4T dan MIDC itu kantornya bersebelahan.

Semoga bermanfaat.

Tanggapan 8 – yudi lindra

Menurut sepengatahuan saya untuk memeriksa residual stress yang ada dalam metal yakni dengan menggunakan XRD,, karena material yang mengalami residual stress maka jarak antar atomnya berubah. Setahu saya utk karakterisasi menggunakan XRD ada di Tek. Pertambangan ITB. Semoga membantu.