Singapore Petroleum Co. Ltd. mengatakan produksinya akan terlambat di lahan Oyong. Jadwal produksi dipengaruhi oleh keterlambatan dalam sourcing equipment untuk kapal tongkang dalam ketatnya engineering, procurement, dan construction services market saat ini, kata SPC.

Penulis : Offshore staff

Singapore Petroleum Co. Ltd. mengatakan produksinya akan terlambat di lahan Oyong. Jadwal produksi dipengaruhi oleh keterlambatan dalam sourcing equipment untuk kapal tongkang dalam ketatnya engineering, procurement, dan construction services market saat ini, kata SPC.

Lahan Oyong dilokasi kira-kira 45 km (28 mi) offshore di perairan dangkal kontrak sharing produksi Sampang offshore Jawa Timur.

Lahan diharapkan akan dimulai pada bulan Juni.

Santos Ltd. Australia mengoperasikan Sampang PSC. SPC memiliki saham 40% di Sampang PSC.

Sumber: www.offshore-mag.com