Select Page

Analisa SWOT biasanya saya gunakan ketika ada pegawai baru atau pindahan dari departemen lain yang joint departemen kami. Tujuannya adalah supaya kita tahu peta kekuatan dan kelemahan si orang ini agar lebih mudah melakukan tindakan yang diperlukan, dalam konteks positif tentunya. Analisa SWOT haruslah jujur, karena pada akhirnya akan dibuktikan di tempat kerja. Perlu diingat, SWOT hanyalah salah satu input, misalnya untuk input development seseorang, masih banyak faktor2 lain yang bias diujikan.

Tanya – fauzan haq

Saya membaca di suatu acara perekrutan pegawai terdapat salah satu persyaratan yaitu calon tersebut perlu membuat analisa SWOT (Strength Weaknes Opportunity Treat) tentang diri masing-masing. Yang ingin saya tanyakan, apa maksud dari SWOT itu sendiri dan apa yang perlu ditulis atau diungkapkan untuk menjawab pertanyaan seputar SWOT tersebut?

Atas pencerahannya saya ucapkan banyak terima kasih.

Tanggapan 1 – kadafi

Setahu saya Analisa SWOT dipake untuk menganalisa potensi (pribadi, organisasi, team, dll)
Ada 4 pisau bedah, yang dibagi dalam 2 aspek klasifikasi.

1. potensi internal (baik positip maupun negative)

– Strength

– Weakness

2. potensi eksternal (positip/negative)

– Opportunity

– Treat

Analisa biasanya dilakukan dengan scoring dan pembobotan/matrikulasi Pertama di definisikan dulu potensi2nya Missal yang termasuk strength itu apa aja (potensi positif dari aspek internal, missal : kekuatan modal, specific skill, dll) yang termasuk weakness itu apa aja (potensi internal negative, missal : kurang berani ambil resiko, tidak tepat waktu, dll) begitu juga untuk opportunity dan treat, aspek external baik positip (opportunity) maupun negative (treat).

Setelah di definisikan, lalu di lakukan pembobotan dan scoring kemudian dibandingkan, mana yang dominant, idealnya adalah strength dan atau opportunity yang dominant, tapi kalo potensi negative yg dominant maka ada improvement action biasanya begitu.

Kalo ada yang salah tolong dikoreksi, mohon ditambahkan dan dilengkapi.
Terima kasih

Tanggapan 2 – Joi Surya Dharma

Pak Fauzan,

Sejauh pengetahuan saya (CMIIW), SWOT adalah suatu strategic framework analysis yang digunakan untuk company level atau pun business unit-nya.
Jadi ini analisis dilakukan terhadap entity, yang dalam case bapak adalah terhadap diri Bapak.

SW berupa internal analysisnya, sedangkan OT adalah externalnya.

Namun SWOT analysis tidaklah berguna jika tidak ada action plan dan sering dibilang dari SWOT –> So What yaitu berupa strategy identification dan ini bisa di realisasikan terhadap value chain company saat ini yang di modify terhadap short, mid dan long term plannya. Dalam case Bapak saya pikir setelah menceritakan kekuatan/kemampuan (positif), kelemahan (negatif), kesempatan diluar diri dan ancaman terhadap diri Bapak, kemudian So What yang menurut saya bagaimana kemampuan (S) bapak tersebut didayagunakan se optimal mungkin untuk men-tackle ancaman (T) dan grab kesempatan (O) yang ada.

Agak meluas dari SWOT adalah Industry analysis, karena SWOT tidak akan berjalan jika tidak melihat the big picture alias Industry-nya. Dalam case bapak, saya pikir industrinya adalah proses aplikasi pekerjaan dengan competitornya adalah para pelamar kerja.

Tanggapan selengkapnya dari Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia ini dapat dilihat dalam file berikut :

Share This